4 Jenis Tarian Adat Kalimantan Selatan Berikut Sejarahnya

Tarian Adat Kalimantan Selatan
myimage.id

Tarian Adat Kalimantan Selatan – Kalimantan Selatan (Kalsel) digadang-gadang diperhitungkan menjadi alternatif pengganti Ibukota (DKI Jakarta) selain Kalimantan Tengah, Palangkaraya.

Letak geografis Kalimantan Selatan membuatnya kaya akan keanekaragaman hayati dan sumber daya alam. Hal ini menjadikan Kalsel dengan keindahan alamnya memiliki banyak objek wisata menarik. Tidak heran banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat ini.

Salah satu keragaman yang dimiliki Kalsel adalah ragam tarian tradisionalnya. Ya, tari tradisional seperti sudah menjadi ciri khas yang wajib atau pasti dimiliki oleh setiap daerah.


Ragam Tarian Adat Kalimantan Selatan


Di Kalimantan Selatan terdapat banyak sekali jenis tarian tradisional. Salah satu alasan keragaman tarian ini karena adat istiadat daerah ini berasal dari dua etnis yang berbeda, yakni Banjar dan Dayak. Kali ini kumpulan ilmu akan sedikit berbagi informasi seputar tarian adat di Kalsel yang wajib kalian ketahui.

1. Tari Tandik Balian

Tarian asal Kalsel yang satu ini merupakan tarian yang biasa dilakukan oleh suku Dayak Warukin dalam melakukan upacara balian bulat. Tradisi ini menjadi sebuah atraksi kesenian yang disebut dengan tandik balian.

Dulunya tarian ini merupakan bagian dari upacara adat rukun kematian Kaharingan pada suku Dayak Warukin yang disebut dengan istilah mambatur.

Seiringnya berjalannya waktu, adat istiadat tersebut dijadikan tontonan yang dipentaskan pada acara tertentu. Keunikan tarian ini membuat banyak wisatawan yang penasaran dan akhirnya berkunjung ke Kalimantan Selatan.

2. Tari Mayam Tikar

Tari Mayam Tikar berasal dari Kabupaten Tapin, Kalsel. Merupakan tarian tradisional yang cukup dikenal oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Tari ini menceritakan remaja putri di daerah Margasari yang sedang menganyam tikar dan juga anyaman.

Gerak tarian ini terinspirasi dari kebiasaan warga Tapin yang suka menganyam tikar. Tari ini diciptakan oleh seorang seniman dan ketua sanggar tari bernama Muhamad Yusuf.

Tari Mayam Tikar dimainkan oleh 10 orang penari perempuan, sesuai dengan konsepnya yang terinspirasi dari gerakan wanita yang sedang menganyam. Biasanya durasi waktu yang dibutuhkan untuk memainkan tarian ini kurang lebih sekitar 6 menit.

3. Tari Kanjar atau Kakanjaran

Masih berkaitan dengan umat Kaharingan, Tari Kanjar merupakan tarian hiburan adat Suku Dayak yang memiliki kepercayaan Kaharingan peninggalan leluhur. Tarian ini biasa dipentaskan pada acara selamatan banih ringan dan banih barat.

Banih ringan adalah jenis padi yang dapat cepat dipanen. Area ladang untuk menanam banih ringan biasanya tidak terlalu jauh dari lokasi Balai. Sedangkan untuk banih barat, padi tunggal pada tanah pegunungan yang umumnya dapat memakan waktu 7-10 tahun sekali digarap untuk ditanami padi.

Bagi penduduk Balai, seni tari kanjar bermakna gerak olah menahan kejahatan serta membuka pintu kebahagiaan agar warga Balai sehat, gagah, berani, kuat bekerja dan mendapat hasil yang melimpah.

Tari ini dibawakan oleh penari laki-laki. Jika penari perempuan yang memainkannya, tari ini disebut Tari Babangsai. Meski sudah jarang digelar dikarenakan perkembangan dominasi teknologi, tidak sedikit masyarakat dari daerah terpencil yang masih melakukan ritual tersebut.

4. Tari Baksa Tameng

Tarian Adat Kalimantan Selatan
kamilauintan.wordpress.com

Tari ini merupakan jenis tari klasik etnis Banjar yang dimainkan oleh penari pria sambil membawa tameng (perisai) dan keris. Gerakan tarian ini dimulai dengan tempo lambat dan hormat dan semakin lama temponya semakin sepat seolah menggambarkan sebuah pertarungan.

Pementasan tari ini menunjukkan bahwa masyarakat Dayak adalah petarung sejati yang sangat kuat. Tari ini diiringi musik tradisional atau gamelan dan lagu Parang Lima, Parang Cepat. Penari Baksa Tameng menggunakan pakaian tradisional yang menggambarkan seorang ksatria/prajurit.


Nah! Itu dia beberapa tari tradisional asal Kalimantan Selatan dengan sedikit sejarah ringkasnya. Masih banyak sekali tarian tradisional asal Kalimantan Selatan yang belum dijelaskan disini. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat untuk kalian. 😊

Nisalutfi
About Nisalutfi 83 Articles
"home is where the heart is"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.