Tari Serampang Dua Belas | Perpadun Kesenian dari Portugis dan Melayu

gapuranews.com

Tari Serampang Dua Belas diciptakan oleh seniman asli Sumatera Utara, yang kerap dipanggil Guru Sauti, pada tahun 1940. Tari ini tercipta dan berkembang di Kabupaten Deli Serdang. Saat Guru Sauti masih hidup, tarian ini pernah menjelajah ke negara-negara Asean, bahkan hingga Jepang, Cina, dan ke beberapa negara Eropa.

Menurut beberapa sumber, salah satu sejarah terciptanya tarian ini adalah karena kegelisahan Sauti dan OK Adram melihat tarian pada masa itu yang hanya berupa tarian lepas kurang makna dan sebagai stimulasi untuk kegembiraan atau upacara semata.

Bersamaan dengan itu Soekarno pun sedang gencar-gencarnya berupaya menggantikan tarian-tarian dansa yang saat itu bernuansa kebarat-baratan. Pada waktu itu melalui surat resmi pada tahun 1955, Soekarno meminta daerah-daerah mengirimkan tarian untuk dipopulerkan. Maka kemudian Guru Sauti menawarkan Serampang Dua Belas.

blogkulo.com

Awalnya Tari Serampang Dua Belas diperkenalkan ke masyarakat dengan nama Tari Pulau Sari. Nama ini disesuaikan dengan lagu yang mengiringi tarian ini, yaitu lagu Pulau Sari.

Namun karena memiliki gerakan yang cepat orang-orang merasa tarian ini kurang cocok diberi nama Tari Pulau Sari. Karena biasanya nama tarian yang diawali kata “pulau” bertempo rumba, seperti tari Pulau Kampai dan Tari Pulau Putri.

Kemudian sekitar tahun 1950-1960, tari ini diubah ulang oleh Guru Sauti. Sampai saat ini tarian ini dikenal dengan Tarian Serampang Dua Belas.

Tari Serampang Dua Belas mengisahkan tentang perjalanan sepasang kekasih berawal dari pandangan pertama hingga diakhiri dengan pernikahan yang direstui oleh kedua orang tua pasangan. Itulah kenapa tarian ini biasa ditampilkan oleh dua orang yang berpasangan.

Meski begitu, pada awal perkembangannya tarian ini hanya boleh dipentaskan oleh laki-laki. Karena pada masa itu, perempuan yang tampil di depan umum, apalagi memperlihatkan lenggak-lenggok tubuhnya dianggap sebagai hal yang sangat tabu.


Gerakan Tari Serampang Dua Belas


Gerakan Tari Serampang Dua Belas merupakan perpaduan dari gerak antara Portugis dan Melayu Deli dengan 12 macam gerakan yang dimiliki. Yakni gerakan:

1. Tari Permulaan

Menceritakan sikap pemuda dan gadis saat pertama kali bertemu. Gerakan ini menonjolkan perasaan canggung atau risih dari sang gadis, dan juga rasa penasaran oleh pemuda.

2. Tari Berjalan

Menceritakan mulai tumbuhnya perasaan diantara keduanya, namun masih ada rasa canggung.

3. Tari Pusing

Gerakan yang menceritakan perasaan kasmaran keduanya yang semakin membuncah.

4. Tari Gila

Penari berlenggak-lenggok hingga terhuyung menceritakan tentang perasaan yang sedang mabuk kepayang

5. Tari Sipat

Penari gadis berlenggak-lenggok dan memainkan mata menceritakan respon sang gadis kepada pria. Gerak ini menceritakan gadis tersebut menunjukkan ketertarikan dan berkeinginan menjalin suatu hubungan.

6. Tari goncat-goncet

penari melangkah seirama menceritakan sang pemuda sudah menerima isyarat gadis dan segera menuturkan isi hati

7. Tari sebelah kaki

Gerakan ini menyiratkan kesepahaman sepasang pemuda atas isyarat-isyarat yang mereka kirimkan.

8. Tari langkah tiga

Melompat 3 kali ke depan atau ke belakang mengungkapkan perasaan gembira kedua pasangan yang telah saling mengenal dan keyakinan diri kedua pasangan untuk hidup bersama.

9. Tari melonjak

Sebagai simbol menunggu restu kedua orang tua.

10. Tari datang-mendatangi

sepasang penari saling mendekat dengan diikuti 2 kelompok penari, menyiratkan proses pinangan.

11. Tari Rupa

Menceritakan proses mengantar kedua mempelai menuju pelaminan. Menyiratkan perasaan sukacita yang begitu besar

12. Tari sapu tangan

masing-masing penari mengeluarkan sapu tangan, serta menyilangkan sapu tangan tersebut yang mana sapu tangan keduanya terkait. Sapu tangan yang terkait berwarna cerah melambangkan sepasang kekasih yang tak akan terpisahkan.

Demikianlah bahasan mengenai Tari Serampang Dua Belas pada kali ini. Sebagai penutup kumpulan ilmu ingin mengingatkan teman-teman untuk selalu bangga dan turut serta dalam melestarikan kekayaan budaya Indonesia yang begitu luar biasa keindahannya. See you on the next chapter everyone! 😊

Nisalutfi
About Nisalutfi 176 Articles
"home is where the heart is"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.