Kumpulan Lagu Daerah Lampung Beserta Liriknya

Kumpulan Lagu Daerah Lampung Beserta Liriknya
ahlikopilampung.com

Lagu Daerah Lampung – Indonesia merupakan negara kepulauan. Terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari sabang sampai merauke. Indonesia merupakan negara yang berbudaya. Setiap jengkal dari tanah Indonesia memiliki budaya yang berbeda.

Meskipun berbeda budaya dan tanah bangsa Indonesia menyatu dalam semboyan Bhineka Tunggal Ika. Indonesia terbagi menjadi 33 provinsi salah satunya adalah Provinsi Lampung.

Lampung merupakan provinsi yang terbagi menjadi 2 kota dan 15 kabupaten. Provinsi lampung respi tepat pada tanggal 18 maret 1964 berdasarkan undang-undang nomor 14 tahun 1964 yaitu penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang no. 3 tahun 1964 tentang pembentukan daerah tingkat 1 Lampung dengan mengubah undang-undang no. 25 tahun 1959 tentang pembentukan daerah tingkat 1 Sumatera Selatan (lembaran negara tahun 1964 no. 8) menjadi undang-undang. Lampung dengan luas 35.587 km2 ini, dihuni oleh 8.289.577 jiwa berdasarkan data survei pendududk tahun 2017.

Secara geografis sebelah barat Provinsi Lampung berbatasan dengan Samudera Hindia, di sebelah timur dengan laut jawa, disebelah utara berbatasan dengan provinsi Sumatera Selatan, sedangkan bagian selatan berbatasan dengan Selat Ssunda.

Letak privinsi dengan ibu kota Bandar Lampung ini sangat strategis. Mengingat letaknya yang sangat strategis tentu banyak sekali budaya yang ada di provinsi tersebut. Baik budaya asal maupun budaya dari luar yang kemudian bercampur dengan budaya asal.

Seperti biasa setiap daerah memiliki budaya yang berbeda mulai dari rumah adat, pakaian adat, tarian daerah, senjata tradisional, suku sampai lagu daerah. Namun setiap anak daerah harus bangga dengan budaya daerah masing-masing.

Sebagai putra dan putri daerah memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk menjaga setiap kebudayaan daerah. Karena kebudayaan daerah merupakan warisan dari para leluhur.


Lagu Daerah Lampung


Berikut ini adalah Lagu Daerah Lampung diantaranya adalah cangget agung, lipang lipandang, tanoh lado, sang bumi ghuwai jughai, bumi lampung, sukai sambayan, peyandangan, anak tupai, adi-adi laun lambar, muloh tungga, seminung dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa lirik dari lagu Lampung :

1. Cangget agung

Lagu cangget agung ini, diciptakan oleh Syaiful Anwar. Lagu ini kaya akan nilai-nilai kebaikan, dan membuat generasi selanjutnya lebih mengenal tentang adat Lampung serta melestarikan budaya tersebut.

Lagu ini biasanya di dendangkan ketika ada acara perkawinan atau acara adat yang lain.

Cipt. Syaiful Anwar

Sesat agung sai wawai
Talo butabuh takhi cangget
Gawi adat tanno tegow
cakak pepadun

Adat budayo Lampung
Nayah temon ragom wawai no
Jepana, gerudo no
rata sebatin

Cangget agung 2x
Muli batangan
Dilom kutomaro 2x
Mejeng busanding

Gawi adat lampung 2x
Jak zaman tohow
Lapah kham jamo-jamo
Ngelestariko adat lampung

2. Lipang lipang dang

Lagu lipang lipandang biasanya dinyanyikan oleh para jejaka atau bujang di acara perkawinan adat.

Pang lipang dang pang lipang dang ki lidang
Pang lipang dang sakik lipang jak kundang
Yu yu payu yu payu kuterima
Yu yu payu kaya dia

Api penggali lawas pakai tembilang besi
Meranai awas awas meranai awas awas
Nayah muli membudi

Kipas pas kipas pulas
Kipas bulung tembaku
Seratus limabelas seratus lima belas
Nyak haga jama niku

Mun niku kawai handak nyak munih kawai handak
Mun niku haga di nyak, nyak munih haga diniku 2x

Pang lipang dang pang lipang dang ki lidang
Pang lipang dang sakik lipang jak kundang
Yu yu payu yu payu kuterima
Yu yu payu kaya dia

3. Tanoh lado

Lagu tanoh lado ini hampir setiap masyarakat Lampung mengenal lagu ini, karena lagu ini sering sekali dinyanyikan baik ketika acara adat, perkawinan sampai acara pemerintahan.

Cipt. Fath Syahbudin

Jak Ranau Tigoh Di Teladas
Jak Palas Munggah Mit Bengkunat
Gunung Rimba Tiuh Pumatang
Pulau-Pulau Di Laok Lepas

Reff

Bumiku Tanoh Lampung Kulawi
Panjak Wah-Wah Di Nusantara
Tani Tukun Sangun Jak Jebi
Tanoh Lampung Tanoh Lado

Meregai Buai Rik Bahasa
Nayah Sina Tanda Ram Kaya
Adat Rik Budaya
Suratni Kaganga
Jadi Warisan Jama-Jama

Tabikpun Jama Sai Tuha Raja
Penyimbang Sebatin Semerga
Salah Rik Cempala Tian Sai Ngura-Ngura
Kilu Tawai Sikam Kiluyang

Bumiku Tanoh Lampung Kulawi
Panjak Wah-Wah Di Nusantara
Tani Tukun Sangun Jak Jebi
Tanoh Lampung Tanoh Lado


Fungsi Lagu Daerah


Demikian adalah penjelasan sekilas mengenai lagu-lagu yang dinyanyikan oleh masyarakat Lampung, setiap lagu memiliki fungsi tertentu. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari lagu daerah :

• Sebagai pengiring upacara adat

Biasanya lirik lagu berisi mantra-mantra untuk memanggila roh halus atau doa-doa sebagai rasa sukur terhadap keberhasilan atau hasil bumi yang melimpah.

• Pengiring tari dan pertunjukan

Lirik lagu biasanya menceritakan tentang gerakan tari atau sebuag pertunjukan tertentu. Sehingga pesan yang akan disampaiakan dalam tarian atau pertunjukan tersampaikan dengan baik kepada penonton.

• Sebagai media bermain

Menjadikan permainan semakin menarik dimainkan oleh anak-anak. Biasanya lirik lagu ini berisi tentang keceriaan, kegembiraan atau cara memainkan permainan tertentu.

• Sebagai media komunikasi

Lagu ini berisi tentang pesan atau petuah para orang tua untuk generasi berikutnya. Biasanya liriknya berisi tentang cara bersikap, kesopanan atau tingkah lagu serta tuntunan dalam menjalani hidup.

• Sebagai media penerangan

Lagu berisi tentang informasi penting atau tentang syiar agama. Lewat lagu pesan akan mudah diingat.

Demikianlah penjelasan mengenai Lagu Daerah Lampung, semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan mengenai Provinsi Lampung khususnya dalam kebudayaan yang ada di Provinsi Lampung

Keyword: Lagu Daerah Lampung

Sara Apriana
About Sara Apriana 486 Articles
Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miskin itu perasaan kita yang tidak pernah cukup. "dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberi kecukupan". (QS. An-Najm : 48) ~ Ust. Adi Hidayat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.