8 Pengertian Lembaga Sosial Menurut para Ahli | Karakteristik dan Jenis

Pengertian Lembaga Sosial – Manusia sebagai makhluk sosial tentunya akan hidup berdampingan sebagai masyarakat. Agar hubungan atau interaksi antar masyarakat selalu harmonis diperlukan suatu regulasi atau sistem didalamnya.

Keberadaan sistem yang baik dilingkungan sosial tidak mudah tercipta begitu saja akan tetapi dibutuhkan adanya pendukung atau pendorong, yaitu lembaga sosial.

Lembaga sosial atau yang sering disebut juga dengan lembaga masyarakat merupakan seperangkat nilai, norma,aturan, adat istiadat dan unsur kemasyarakatan lainnya yang berkembang dalam lingkup masyarakat yang semakin kompleks.

Lembaga sosial memiliki kesamaan visi dan misi yang pada umumnya bertujuan untuk mencapai kesejahteraan seluruh anggota masyarakat.

Dalam lembaga sosial, anggota masyarakat menjadi satu kesatuan dan saling terikat sehingga mereka tidak bisa bertindak bebas tanpa batas karena adanya sistem yang mengaturnya.


Pengertian Lembaga Sosial


√ 8 Pengertian Lembaga Sosial Menurut para Ahli | Karakteristik dan Jenis
gurupendidikan.co.id

Secara sederhana lembaga sosial adalah sistem sosial yang ada dalam ruang lingkup masyarakat. Untuk memahami lembaga sosial lebih dalam dan luas, berikut ini pengertian lembaga sosial atau lembaga masyarakat menurut pemikiran beberapa ahli atau pakar sosiologi:

1. Peter L. Berger

Menurut Peter L. Berger pengertian lembaga sosial adalah suatu prosedur yang menyebabkan perbuatan manusia ditekan oleh pola tertentu dan dipaksa bergerak melalui jalan yang dianggap sesuai dengan keinginan masyarakat.

2. Mayor Polak

Menurut Mayor Polak, pengertian lembaga sosial adalah sistem peraturan dan adat istiadat yang mempertahankan nilai-nilai penting.

3. Koentjaraningrat

Menurut Koentjaraningrat, arti lembaga sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan khusus dalam kehidupan manusia bermasyarakat.

4. Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto, pengertian Lembaga sosial adalah himpunan norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.

5. Roucek dan Warren

Lembaga sosial adalah macam-macam pola yang memiliki posisi tetap dengan tujuan utama untuk mempersatukan berbagai kebutuhan manusia. Kebutuhan-kebutuhan yang berasal dari kebiasaan-kebiasaan.

Jadi lembaga sosial sejatinya berfungsi untuk memenuhi hasrat hidup orang banyak yang sudah tidak terelakan lagi. Dengan output jangka panjang yaitu memenuhi konsep hidup berbasis kesejahteraan masyarakat serta menghasilkan sebuah struktur.

6. Alvin L. Bertrand

Lembaga sosial sejatinya terbentuk atas asas norma sosial atau struktur-struktur sosial berupa sebuah golongan atau kumpulan yang diciptakan untuk melaksanakan fungsi kesejahteraan masyarakat dengan baik dan mudah.

Norma disini bukanlah norma yang berdiri sendiri melainkan meliputi berbagai macam norma yang dibentuk dalam suatu lembaga atau kelompok.

7. Robert Mac Iver dan CH. Page

Robert Mac Iver dan CH. Page mengartikan lembaga sosial sebagai suatu keadaan atau berbagai bentuk prosedur. Keadaan tersebut menjadi ciri atau karakter dari berbagai aktivitas kelompok, yang disebut sebagai asosiasi.

8. W.G. Summer

Summer memandang lembaga sosial dari sisi kebudayaan. Dimana berarti sebagai cita-cita, perbuatan, sikap, serta berbagai perlengkapan kebudayaan yang mempunyai sifat kekal. Tujuan nya sama yaitu untuk memenuhi segala kebutuhan dan hajat khalayak ramai.

Tujuan lain dibentuknya lembaga sosial menurut Summer adalah untuk membangun keteraturan dan juga menciptakan integrasi yang baik di tengah-tengah masyarakat.


Karakteristik Lembaga Sosial


√ 8 Pengertian Lembaga Sosial Menurut para Ahli | Karakteristik dan Jenis
maxmanroe.com

Sebagai suatu organisasi atau lembaga, tentunya lembaga sosial memiliki karakteristik atau ciri khas tersendiri, diantaranya adalah:

1. Lembaga sosial sebagai simbol atau tanda khusus yang mewakili dan mereprentasikan suatu lembaga. Misalnya, lembaga hukum dengan simbol timbangan dan lembaga pendidikan terdapat pena dan buku sebagai simbolnya.

2. Lembaga sosial memiliki tujuan tertentu dan alat perlengkapan untuk mencapai tujuan tersebut.

3. Lembaga sosial mempunyai adat istiadat atau tradisi serta aturan sebagai pedoman bagi anggota masyarakat baik secara tertulis maupun tidak tertulis.

4. Adanya suatu gagasan mendasar atau ideologi yang diterapkan dan dianut oleh setiap anggota masyarakat.

5. Lembaga sosial pada umumnya memiliki usia yang relatif panjang sehingga akan terjadi pewarisan ke generasi mendatang.

Syarat Lembaga Sosial

Koentjaraningrat mengemukakan jika masyarakat ingin melakukan aktivitas untuk menjadi lembaga sosial, maka harus memenuhi beberapa persyaratan berikut:

  1. Aktivitas kemasyarakatan harus berupa suatu tata kelakuan yang baku. Kelakuan ini dapat berwujud norma serta adat istiadat yang berlaku, baik secara tertulis maupun hanya sekedar ingatan.
  2. Yang melakukan aktivitas kemasyarakatan merupakan kelompok-kelompok manusia yang saling terhubung berdasarkan aturan dan norma-norma yang berlaku.
  3. Aktivitas yang dilakukan harus memiliki tujuan yang terkait memenuhi kompleks kebutuhan tertentu. Tujuan ini harus didasarkan atas keputusan dan pemahaman bersama (kelompok).
  4. Kelompok yang melakukan aktivitas harus memiliki perlengkapan dan juga peralatan
  5. Pelaksanaan aktivitas harus disesuaikan dengan kebiasaan kelompok-kelompok yang berkaitan dalam suatu masyarakat dan dalam kurun waktu yang lama.

Fungsi Lembaga Sosial

Setiap organisasi atau lembaga pasti mempunyai peran dan fungsinya masing-masing sesuai dengan tujuan awal dibentuk. Di bawah ini adalah beberapa fungsi lembaga sosial di masyarakat:

1. Berfungsi sebagai pedoman bagi seluruh anggota masyarakat terkait dengan cara bersikap atau bertingkah laku di lingkungan masyarakat dalam rangka menghadapi berbagai persoalan yang terus berkembang sehingga pemenuhan kebutuhan akan tercapai dan keutuhan masyarakat yang bersangkutan akan terjaga.

2. Berfungsi memberikan pengarahan kepada anggota masyarakat untuk mengadakan dan memakai sistem pengendalian sosial supaya tingkah laku masyarakat dapat dikontrol dan terkendali.

3. Berfungsi untuk menjaga keharmonisan dan kesatuan seluruh masyarakat agar terciptanya integrasi sosial. Mengingat bahwa adanya perbedaan tiap-tiap anggota masyarakat maka integrasi sosial sangat diperlukan.


Jenis-jenis Lembaga Sosial


Untuk mempermudah dalam mengenali apa saja lembaga pokok yang ada dalam masyarakat maka akan lebih baik jika mengetahui jenis-jenis lembaga sosial berikut ini:

1. Lembaga Sosial Keluarga

√ 8 Pengertian Lembaga Sosial Menurut para Ahli | Karakteristik dan Jenis
perpusku.com

Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial yang pertama dimasuki ketika mereka lahir. Sebagai unit sosial terkecil yang ada pada masyarakat, keluarga inti hanya terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Masing-masing anggota keluarga saling terikat dan ketergantungan satu sama lain. Lembaga keluarga memiliki peran dan fungsi diantaranya yakni:

  • Fungsi reproduksi, sebagai saluran untuk melahirkan keturunan atau generasi
  • Fungsi afeksi, memberikan kasih sayang, kehangatan, ketentraman antar anggota keluarga
  • Fungsi sosialisasi, bertujuan untuk membentuk kepribadian dalam diri anak
  • Fungsi edukatif, sebagai sarana pemberian ilmu atau pendidikan
  • Fungsi proteksi, mengontrol dan menjaga anggota keluarga agar tentram dan terhindar dari gangguan pihak lain
  • Fungsi ekonomi, mencukupi kebutuhan anggota keluarga

2. Lembaga Sosial Pendidikan

√ 8 Pengertian Lembaga Sosial Menurut para Ahli | Karakteristik dan Jenis
dosensosiologi.com

Keberadaan lembaga pendidikan ini tidak kalah penting dari lembaga keluarga yang berperan sebagai sarana pembelajaran atau tempat seseorang menimba ilmu untuk menciptakan pola pikir dan tingkah laku yang lebih baik lagi.

Lembaga pendidikan juga berfungsi untuk merubah kedudukan sosial atau melakukan mobilitas vertikal dalam masyarakat.

Dalam memperoleh pendidikan tidak harus di lembaga formal, banyak sekali ilmu atau pendidikan yang bisa didapatkan dari lembaga informal seperti di panti asuhan dan komunitas yang bergerak dalam bidang edukasi.

Bahkan dari petualangan dan membaca buku pun dapat diperoleh ilmunya.

3. Lembaga Sosial Agama

yuksinau.id

Lembaga agama adalah salah satu lembaga sosial yang berkaitan dalam hal kepercayaan atau keyakinan yang dianut anggota masyarakat yang sama. Lembaga agama dibentuk dengan tujuan untuk mempererat persatuan antar umat beragama.

Lembaga agama juga berperan sebagai penuntun manusia dalam rangka menemukan kedamaian yang hakiki. Selain itu, agama juga berfungsi untuk mengontrol perilaku individu yang menyimpang karena di dalam agama terdapat aturan yang berlaku bagi penganutnya.

Berikut ini merupakan contoh lembaga agama yang ada dalam masyarakat:

  •  Islam = Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Kristen = Persekutuan Gereja-Gereje Indonesia (PGI)
  • Katolik = Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI)
  • Buddha = Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI)
  • Hindu = Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI)

4. Lembaga Sosial Ekonomi

khanfarkhan.com

Merupakan lembaga sosial dalam masyarakat yang berhubungan dengan kegiatan perekonomian seperti, mengatur kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi atas barang dan jasa yang dibutuhkan.

Lembaga ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan anggota masyarakat dengan baik secara menyeluruh. Lembaga ekonomi mempunyai peran dan kontribusi yang besar dalam menjaga kestabilan suatu negara.

Keberhasilan atau kesuksesan lembaga ekonomi bisa mencerminkan semakin baiknya perekonomian negara tersebut. Beberapa lembaga ekonomi yang berkembang di masyarakat adalah Kementrian Keuangan, BUMN, koperasi dan bank.

5. Lembaga Sosial Politik

republika.co.id

Lembaga ini dibentuk dalam rangka menangani berbagai persoalan yang terkait dengan aturan atau regulasi dan administrasi demi tercapainya ketertiban dan keamanan di lingkungan sosial.

Keberadaan lembaga politik dapat membantu anggota masyarakat sebagai tempat atau wadah untuk menyalurkan aspirasi. Lembaga atau sistem politik yang stabil dapat memberikan pengaruh baik bagi perekonomian suatu negara.

Lembaga politik yang saat ini ada dalam masyarakat sangat banyak, diantaranya adalah:

  • Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR)
  • Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
  • Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
  • Dewan Pertimbangan Agung (DPA)

6. Lembaga Sosial Hukum

olympics30.com

Lembaga hukum memegang peran sebagai lembaga yang memberikan naungan atau bantuan dalam bidang hukum bagi masyarakat yang membutuhkan dan sebagai alat pengatur hubungan antar anggota masyarakat.

Dengan keberadaan lembaga hukum diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyelesaikan sengketa atau permasalahan mengenai hukum. Contoh lembaga hukum yang ada dilingkungan masyarakat yakni:

  • Kementerian Hukum dan HAM
  • Mahkamah Agung (MA)
  • Mahkamah Konstitusi (MK)

7. Lembaga Sosial Kesehatan

kurio.id

Tujuan utama didirikannya lembaga ini untuk menjadikan masyarakat selalu sehat baik secara mental maupun fisik. Orientasinya tentu saja pada kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Seperti pelayanan imunisasi gratis atau pemeriksaan kesehatan secara berkala gratis.

Contoh dari lembaga kesehatan diantaranya puskesmas dan rumah sakit. Berikut beberapa fungsi dari lembaga kesehatan:

  • Memberikan jaminan atau pertolongan kesehatan kepada masyarakat
  • Membantu daerah-daerah yang tidak ada rumah sakitnya, khususnya daerah yang berada pada wilayah daerah tertinggal (pedalaman)
  • Membantu masyarakat yang kurang mampu agar mudah dalam berobat
  • Memeriksa/ mengawasi kinerja apotek atau rumah sakit
  • Meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka kematian di sesuatu daerah

8. Lembaga Sosial Kebudayaan

riau.go.id

Indonesia adalah negeri yang kaya akan adat istiadat dari Sabang sampai Merauke. Sudah sewajarnya adat istiadat tersebut dipertahankan dan dilestarikan. Itulah salah satu tujuan utama didirikannya lembaga budaya di negeri nusantara ini.

Menjadi lembaga yang sangat penting karena membantu masyarakat untuk mengembangkan seni kebudayaan yang ada. Untuk menjaga semua keutuhan budaya Indonesia yang beragam, lembaga ini juga mewadahi masyarakat untuk belajar kesenian daerah.

Secara lebih spesifik lembaga kebudayaan adalah lembaga publik dalam suatu lingkup negara yang berperan dalam pengembangan budaya, ilmu pengetahuan, seni, lingkungan, dan pendidikan pada masyarakat yang ada di negara tersebut.

Lembaga kebudayaan dapat berbentuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), sanggar atau paguyuban, maupun lembaga adat di masing-masing daerah.

Keyword: Pengertian Lembaga Sosial

Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

Penulisan Daftar Pustaka – Dalam penulisan karya ilmiah tentu ada banyak hal yang perlu diperhatikan salah satunya adalah sistematika penulisan.

Sistematika penulisan tersebut berbeda-beda bergantung pada bentuk karyanya , apakah penulisan tersebut adalah skripsi, tesis, laporan penelitian, artikel, jurnal, atau makalah.

Namun yang jelas hal penting yang wajib ada dalam sistematika penulisan yang berbentuk ilmiah adalah daftar pustaka.

Karena sifatnya yang ilmiah maka tulisan pada karya tersebut harus memiliki rujukan yang benar dan tidak berdasar pada asumsi semata.

Rujukan ini kemudian dimuat dalam daftar pustaka. Jika diartikan secara sederhana daftar pustaka merupakan daftar buku, majalah, artikel, surat kabar, dan sejenisnya yang dijadikan acuan di dalam pengumpulan data, analisis/pembahasan, atau penyusunan karya ilmiah.


Definisi Daftar Pustaka


√ Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
jalantikus.com

Daftar pustaka merupakan daftar sumber rujukan yang anda gunakan dalam membuat karya tulis, biasanya karya tulis ilmiah. Daftar rujukan ini mencantumkan nama pengarang, judul, tahun terbit, hingga halaman dari buku atau sumber lain yang dijadikan sebagai acuan.

Penulisan daftar pustaka bertujuan sebagai bukti bahwa sumber rujukan yang anda ambil benar adanya. Sehingga karya tulis yang anda buat dapat dipercaya dan dapat dijadikan sebagai rujukan untuk karya tulis berikutnya.

Selain itu, pencantuman daftar pustaka juga berfungsi sebagai bentuk ucapan terimakasih kepada penyumbang data dan ulasan hasil penelitian. Pada intinya keberadaan daftar pustaka bukan hanya sekedar untuk memenuhi kelengkapan penulisan saja.

Aturan Penulisan Daftar Pustaka Secara Umum

Dalam menyusun daftar pustaka tidak boleh ditulis dengan asal begitu saja. Terdapat beberapa aturan yang harus diikuti. Berikut aturan penulisan daftar pustaka secara umum:

  1. 1. Nama pengarang ditulis dimulai dari nama belakang/ nama keluarga, diikuti tanda koma (,) baru kemudian ditulis nama depan.
  2. Jika pengarang adalah orang Jepang/ Korea/ Tionghoa, maka penulisan nama tidak perlu dibalik. Karena nama keluarganya memang ada di bagian depan.
  3. Kutipan kalimat dari sebuah karya tulis juga wajib dimasukkan ke dalam daftar pustaka secara lengkap.
  4. Masih terkait aturan penulisan nama, sebutan gelar tidak perlu ditulis dalam daftar pustaka.
  5. Jika terdapat lebih dari satu pengarang, hanya nama pengarang pertama saja yang penulisannya perlu dibalik. Pengarang lainnya penulisan namanya tidak perlu dibalik, namun wajib dicantumkan.
  6. Jika pustaka yang diacu banyak dari sumber nama yang sama namun dalam karya tulis yang berbeda, maka nama pengarang tetap ditulis sebanyak jumlah sumber yang ada.
  7. Terkadang terdapat pustaka yang tidak ada nama pengarangnya, maka dapat dituliskan nama lembaga atau instansi yang menerbitkan sumber tersebut.
  8. Sumber karya tulis yang dapat dijadikan referensi maksimal terbitan 5 (lima) tahun terakhir, tidak boleh lebih.
  9. Tidak diperbolehkan mengambil sumber pustaka dari blogspot, wordpress, ataupun Wikipedia karena alasan kredibilitas.
  10. Daftar pustaka harus disusun sesuai urutan abjad.

Dari kesepuluh aturan tersebut, terdapat beberapa aturan khusus menurut sumbernya, misal gaya penulisan menurut buku, internet dan jurnal tertentu. Jurnal yang dimaksud disini yaitu berupa jurnal ilmiah.


Manfaat dan Tujuan


√ Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
bagi-in.com

Manfaat

Mencantumkan daftar pustaka dari hasil tulisan yang kita sitasi penting adanya. Fungsi utamanya adalah sebagai informasi acuam yang benar adanya sebagai sebuah sember. Pencantuman daftar pustaka memiliki banyak manfaat, baik bagi penulis, pembaca, maupun penulis sumber yang disitasi.

  • Manfaat pertama adalah memenuhi kaidah dalam etika penulisan
  • Penulisan daftar pustaka berguna sebagai bentuk terimakasih penulis kepada penyumbang data
  • Daftar pustaka bermanfaat sebagai pendukung ide seorang penulis, karena biasanya sumber yang diambil ditulis oleh pakar atau ilmuwan yang terkenal.
  • Daftar pustaka dapat dijadikan petunjuk untuk melacak kebenaran data yang diambil
  • Sebagai referensi silang, artinya daftar pustaka dapat menunjukkan rincian detail pada halaman atau bagian mana data atau acuan tersebut diambil.

Tujuan

1. Menghindari Tuduhan Plagiarisme

Terkadang mengutip data atau ulasan dari sebuah buku, jurnal, majalah, atau sumber lainnya dapat dikatakan menjiplak. Dimana penjiplakan adalah mengcopy paste karya orang lain sama dengan aslinya tanpa mencantumkan sitasi atau sumber yang dikutip.

Apalagi jika tulisan yang dibuat merupakan karya ilmiah yang sangat diakui kekuatan kebenarannya. Anda harus mencantumkan sumber kutipan secara singkat di bagian akhir setelah kalimat terakhir atau kutipan tersebut ditulis.

Sitasi hanya dituliskan nama belakang penulis dan menyertakan tahun dibuatnya sumber kutipan tersebut. Informasi secara lengkapnya dijelaskan di lampiran khusus pada halaman daftar pustaka.

Adanya informasi lengkap mengenai sumber yang digunakan dalam sebuah tulisan dapat menghindarkan anda dari kasus penjiplakan. Karena pembaca akan percaya bahwa tulisan yang anda kutip benar adanya.

2. Menghargai Penulis Sebelumnya

Seperti yang telah dijelaskan pada bagian manfaat, penulisan daftar pustaka merupakan sebuah apresiasi penghargaan kepada penulis sebelumnya.

Selain itu penulisan daftar pustaka merupakan sebuah pengakuan bahwa teks yang anda kutip merupakan ide, argumen, atau analisa orang lain.

3. Membantu Pembaca untuk Mencari Sumber Sitasi dengan Mudah

Saat seseorang membaca paper atau karya tulis, mereka pasti juga akan penasaran dengan berbagai sumber pustaka yang anda gunakan.

Mungkin saja orang tersebut sedang menekuni bidang yang sama dengan hasil karya tulis anda sehingga ia membutuhkan informasi mengenai pustaka yang lebih banyak.

Dalam hal ini penulisan daftar pustaka secara lengkap akan membantu pembaca dalam mencari sumber sitasi yang sama dengan yang anda gunakan. Terkadang pembaca tertarik untuk membaca tulisan dan mengulas lebih dalam tentang tulisan yang anda kutip.

Jika anda tidak mencantumkan sumber pustaka secara rinci, tentu saja pembaca akan kesulitan untuk mendapatkan informasi lengkapnya. Hal ini bisa berdampak pada kepercayaan pembaca terhadap kekuatan hasil karya tulis anda.


Penulisan Daftar Pustaka


Dalam penulisan daftar pustaka terdapat ketentuan-ketentuan yang berlaku, sehingga tidak semua orang dapat dengan mudah menulis daftar pustaka sesuai dengan ketentuan tersebut.

Untuk mengetahui bagaimana penulisan daftar pustaka yang baik dan benar simak penjelasan di bawah ini:

Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Buku

√ Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
cara123.id

Jika sumber acuan adalah buku maka urutan penulisan terkait keterangan buku tersebut adalah sebagai berikut:

a. Nama Pengarang

Adapun keterangan terkait nama pengarang adalah:

• Nama pengarang dicantumkan dengan selengkap-lengkapnya tanpa ada gelar kesarjanaan

• Penulisan nama pengarang dilakukan dengan mencantumkan nama akhir terlebih dahulu, setelah itu diselipkan tanda baca koma baru kemudian menyebutkan nama pertama.
Contoh: Corey, Gerald

• Jika yang tercantum dalam buku tersebut hanya nama editor maka penulisannya ditambahkan singkatan kata editor yaitu (Ed.) setelah penulisan nama.
Contoh: Mahoto, Ode (Ed.)

• Buku yang terdiri lebih dari dua pengarang, maka nama yang dibalik hanya pengarang pertama saja, sedangkan nama kedua tidak perlu dibalik. Contoh: Soemardjan, Selo dan Marta Susilo.

• Pengarang buku yang terdiri dari tiga orang atau lebih maka ditulis hanya nama pengarang pertama saja (tetap dibalik) dan kemudian ditambahkan singkatan dkk.
Contoh: Husain, Maulana dkk.

• Misalkan terdapat beberapa buku ditulis oleh pengarang yang sama maka nama pengarang cukup disebutkan satu kali saja

b. Tahun Terbit

• Jika terdapat beberapa buku yang ditulis oleh pengarang yang sama serta tahun terbit yang sama maka penulisan urutannya didasarkan pada urutan abjad bukunya.
Contoh: Hassan, Fuad. 1982a
———. 1982b.

• Sedangkan jika pengarangnya sama dan tahun terbitnya berbeda maka penulisannya berdasarkan umur terbitan.
Contoh: Selano, Fuad. 1956
———. 1967

• tahun terbit tidak tercantum dalam buku maka cukup ditulis “Tanpa tahun”.
Contoh: Gerung, Rocky. Tanpa tahun.

c. Judul Buku

• Penulisan judul buku diketik tebal dan miring
Contoh: Salahudin, Rahmat. 1982. Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif.

• Unsur-unsur keterangan seperti edisi, jilid, dsb diletakkan sesudah judul
Contoh: Noprizal, Hendra. 1984. Pembangunan Ekonomi Nasional. Cetakan kedua.

• Sumber rujukan yang merupakan karya terjemahan ditulis seperti contoh di bawah ini:
Schimmel, Annemarie, 1986. Dimensi Mistik dalm Islam-_ Terjemahan oleh Wildan Hidayat dkk. dari Mystical Dimension of Islam (1975).

d. Kota/tempat Penerbit

• Penulisan tempat terbit dicantumkan setelah judul atau keterangan judul. Kemudian setelah itu baru tulis tanda titik dua sebagai pemisah antara tempat terbit dan nama penerbit.
Contoh: Sugiyono. 1987. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Gramedia.

e. Nama Penerbit

• Nama penerbit diakhiri dengan tanda titik
• Jika lembaga/instansi penerbit dijadikan pengarang maka ditulis di awal saja dan tidak perlu disebutkan lagi.
Contoh: Biro Pusat Statistik. 1963. Statistical Pockerbook of Indonesia. Jakarta.

Catatan tambahan:

  • Untuk memudahkan dalam mengingat urutan penulisan tersebut kita dapat membuat singkatan kata seperti NATAJUKOPEN (nama,tahun,judul,kota,penerbit).
  • Setiap Penyebutan keterangan, kecuali tempat terbit diakhiri dengan tanda titik.
  • Kalau memang buku tersebut bukan ditulis oleh individu tetapi oleh lembaga maka urutan pertama yang ditulis adalah nama lembaga/instansi/badan yang menerbitkan.

Sedangkan jika di dalam buku tersebut tidak dicantumkan nama pengarang dan nama lembaga yang menerbitkan maka urutan pertama yang ditulis adalah kata pertama dari judul buku tersebut.

Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Majalah

√ Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Baik dan Benar Beserta Contohnya
elizato.com

Urutan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari majalah adalah sebagai berikut:

a. Nama pengarang

b. Tahun terbit

c. Judul artikel

Judul artikel ditulis di antara tanda petik dan setiap kata diawali dengan huruf kapital kecuali kata tugas

d. Nama majalah

Penulisan nama majalah diketik tebal dan miring, serta didahului oleh kata “Dalam”.

e. Tahun terbitan ke berapa (jika ada)

Jika tahun terbit dicantumkan pada majalah, maka ditulis setelah nama majalah tanpa dipisah dengan tanda baca. Selain itu keterangan tahun terbitan ditulis dengan angka romawi.

f. Nomor majalah atau bulan terbitan

Ditulis setelah tahun terbit dan ditempatkan di dalam kurung

g. Nomor halaman

Penulisan nomor halaman ditempatkan setelah nomor majalah dengan dipisahkan oleh tanda titik dua

h. Tempat terbit

Sesudah penyebutan keterangan tempat terbit diletakkan tanda titik.
Contoh: Suprapto, Riga Adiwoso. 1989. “Perubahan Sosial dan Perkembangan Bahasa”. Dalam Prisma XVIII (1):61-120. Jakarta.

Catatan:

Penjelasan terkait nama pengarang dan tahun tahun terbit pada majalah sama dengan yang berlaku dengan ketentuan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku.

Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Surat Kabar

Image Source: enjiner.com

Adapun urutan penyebutan keterangan tentang artikel di dalam surat kabar adalah sebagai berikut:

a. Nama pengarang

b. Tahun terbit

c. Judul artikel

d. Nama surat kabar

e. Tanggal terbit

Keterangan tempat terbit berisi tentang tanggal, bulan, dan tahun terbit. Penulisan nama bulan dinyatakan secara lengkap.

Nama surat kabar dan tanggal dipisahkan dengan tanda koma, kemudian setelah penulisan tanggal terbit barulah dibubuhi tanda titik.

f. Tempat terbit

Contoh: Tabah, Anton. 1989. “Polwan semakin Efektif dalam Penegakan Hukum”. Dalam Surat Pembaharuan, 1 September 1989. Jakarta.

Catatan:

Penjelasan mengenai penulisan nama pengarang, tahun terbit, judul artikel, nama surat kabar, serta tempat terbit sama dengan ketentuan penulisan pada daftar pustaka yang bersumber dari majalah.

Setiap penyebutan keterangan, kecuali penyebutan nama surat kabar, diakhiri dengan tanda titik.

Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Antologi

Image Source: obatrindu.com

Penyebutan keterangan tentang karangan di dalam antolog dapat diurutkan seperti berikut ini:

a. Nama pengarang

b. Tahun terbit karangan

c. Judul karangan

d. Nama penghimpun/editor

Penulisan nama penghimpun/editor didahului dengan kata Dalam dan urutan nama tidak perlu di balik. Penulisan editor sama dengan ketentuan pada sumber acuan buku yaitu (Ed.)

e. Tahun terbit antologi

f. Judul antologi

Huruf awal dari kata-kata judul tersebut diketik dengan huruf kapital serta diberi garis bawah

g. Nomor halaman

Penulisan nomor halaman tempat karangan diletakkan setelah judul dan sebelum tempat terbit didahului hlm.

h. Tempat terbit

i. Nama penerbit

Contoh: Kartodirdjo, Sartono. 1977. “Metode Penggunaan Bahan Dokumen”. Dalam Koentjaraningrat (Ed.). 1980. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Hlm. 67-92. Jakarta:Gramedia

Catatan:

Ketentuan penulisan nama pengarang, tempat dan nama penerbit antologi, berlaku sama dengan ketentuan yang ada pada acuan buku sedang penulisan tahun terbit karangan, judul karangan sama dengan penulisan artikel di majalah.

Penulisan Daftar Pustaka dari Sumber Jurnal dan internet

kuotabro.com

Dalam menulis daftar dari jurnal atau internet harus memperhatikan beberapa hal yang penting. Diantaranya nama penulis, tahun terbit, judul jurnal, nama jurnal, volume atau edisi, halaman, Digital Objcet Identifier (DOI), dan URL website dari jurnal tersebut.

Begitu pula dengan penulisan daftar pustaka dari internet juga harus memperhatikan urutan penulisan tertentu. Kebanyakan kita menulis sumber pustaka dari internet dengan cara yang salah, terutama yang dikutip dari web yang kurang terpercaya.

Bagaimana caranya yang benar? Berikut penjelasan singkat mengenai cara penulisan daftar pustaka dari sumber internet:

Nama Pengarang

Penulisan nama pengarang mengikuti aturan secara umum, dimana nama depan ditulis paling belakang. Jika sumber tersebut tidak ada nama pengarangnya maka dapat dituliskan nama instansi sumber tulisan tersebut diterbitkan.

Bagaimana kasusnya jika sumber tersebut berasal dari website atau blog online. Menurut beberapa sumber maka penulisan nama pengarang (jika tidak ada) dapat ditulis dengan urutan (Anonim, diikuti tahun artikel tersebut ditulis). Contoh (Anonim, 2017,….)

Tahun, Tanggal dan Bulan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya dalam menulis daftar pustaka harus ditulis secara rinci segala informasi terkait sumber yang diacu.

Jika di situs internet yang dijadikan sumber terdapat tahun, tanggal, dan bulan penulisan makan harus dicantumkan pada daftar pustaka. Penulisan tahun, tanggal, dan bulan diberi tanda kurung ().

Masih terkait dengan penunjuk waktu, kali ini penulisan tanggal, bulan, dan tahun akses juga harus dicantumkan di sumber pustaka yang berasal dari internet. Hal ini bertujuan untuk memperjelas bahwa benar adanya pada waktu tersebut anda mengakses situs tersebut.

Judul

Dalam hal penulisan judul terdapat beberapa pendapat. Ada yang mengharuskan menulis judul dalam daftar pustaka dengan cetak miring, ada pula yang tidak menggunakan aturan tersebut. Yang paling penting adalah judul tersebut ditulis lengkap dang mengikuti EYD.

Nama Website

Selain nama pengarang, nama website yang diacu juga harus dicantumkan secara detail. Penulisannya lengkap seperti yang ada pada domain [.]com

Alamat situs atau website

Penulisan alamat situs berupa URL (Uniform Resource Locator) harus ditulis dengan lengkap. Seperti contoh: http://pasberita.com/cara-menulis-daftar-pustaka-dari-jurnal .

Keyword: Penulisan Daftar Pustaka

5W1H | Pengertian, Unsur, dan Contoh Penerapannya Saat Wawancara

Masih ingat dengan istilah 5W1H? Setiap pelajar di Indonesia barangkali pernah bersinggungan dengan istilah tersebut ketika bertemu mata pelajaran bahasa Indonesia.

Karena memang 5W+1H merupakan rumus dasar yang dipelajari guna untuk mendapatkan informasi. Pada mulanya rumus ini diperkenalkan oleh seorang penulis cerita pendek, novel, sekaligus penyair asal India yang bernama Joseph Rudyard Kipling.

Peraih Nobel sastra pada tahun 1907 ini merupakan seorang editor di majalah The Civil and Militery Gazette dan The Pioneer selama kurang lebih 7 tahun. Selain produktif menghasilkan karya sastra dirinya juga menulis buku manual tentang pers.

Dari salah satu bukunya yang berjudul Plain Tales From Hills ini kemudian rumus kuno 5W1H dikenal dan digunakan sebagai pedoman untuk membuat berita bagi para wartawan.

Karena memang para mentor wartawan beranggapan bahwa tidak ada rumus yang paling mudah digunakan serta diajarkan selain rumus sederhana yang telah dikemukakan oleh Rudyard kipling.

Penggunaan rumus tersebut kemudian tidak hanya digunakan sebagai pedoman membuat berita (jurnalistik) saja.

Tetapi juga dijadikan pedoman dalam mengembangkan cerita dalam karya sastra, penelitian, investigasi, bahkan juga dijadikan panduan untuk menyusun perencanaan-perencanaan tentang suatu hal.

Untuk memahami lebih dalam apa itu 5W1H dan apa saja unsur-unsur yang harus ada pada rumus tersebut simak penjelasannya di bawah ini:


Pengertian 5W1H


√ 5W1H | Pengertian, Unsur, dan Contoh Penerapannya Saat Wawancara
exposeindonesia.com

5W1H atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan Adiksimba adalah unsur yang digunakan untuk memahami sebuah berita.

Secara lebih luas 5W1H tersebut dapat didefinisikan sebagai panduan yang memuat pertanyaan, yang berguna sebagai dasar pengumpulan informasi atau pemecahan masalah.

Sebuah berita atau informasi dianggap baik dan lengkap jika mampu menjawab pertanyaan adiksimba tersebut.

Adiksimba ini merupakan singkatan yang dibuat agar seseorang dapat mengingat kata tanya apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana dengan mudah.


Unsur-Unsur 5W1H


√ 5W1H | Pengertian, Unsur, dan Contoh Penerapannya Saat Wawancara
ef.co.id

Dalam bahasa Inggris 5W1H terdiri dari unsur what (apa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa), dan how (bagaimana). Bagaimana penjelasan masing-masing dari unsur tersebut? Berikut adalah rinciannya:

What (Apa)

Pertanyaan apa merujuk pada sesuatu/seputar apa yang sedang terjadi. Dengan adanya unsur what atau apa ini dapat mendorong penulis untuk mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya terkait peristiwa yang sedang terjadi.

Jadi secara sederhana unsur what/apa ini digunakan untuk menanyakan inti cerita/kejadian yang ingin disampaikan. Berikut ini terdapat beberapa contoh pertanyaan yang menggunakan unsur what:

Peristiwa apa yang sedang terjadi? Apa pendapat orang-orang terkait kejadian tersebut? Apakah peristiwa tersebut menimbulkan kerugian? Dan masih banyak contoh lainnya.

Kata tanya what juga dapat digunakan untuk mengembangkan ide cerita dalam karya sastra. Misalkan contoh ide cerita yang dimulai dengan pertanyaan mungkinkah seorang presiden adalah pelaku pembunuhan berantai?

Maka salah satu pertanyaan dari unsur what yang dipakai untuk bisa mengembangkan cerita tersebut adalah apa yang dilakukan presiden itu sesungguhnya?

Who (Siapa)

Jika unsur what digunakan untuk menanyakan sesuatu perkara atau peristiwa, maka jawaban dari pertanyaan who ini berguna untuk mengetahui siapa saja orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Tentu saja setiap peristiwa akan berhubungan dengan seseorang. Misalkan dalam berita dikabarkan terdapat seorang pekerja dilaporkan terbunuh oleh salah satu suku di pedalaman papua.

Maka dapat diketahui unsur “siapa” dalam berita tersebut akan menjelaskan tentang seorang pekerja yang dilaporkan terbunuh (sebagai korban), salah satu suku di pedalaman papua (sebagai pelaku), saksi mata pembunuhan, dan juga orang-orang yang memiliki kesaksian akan kebenaran cerita tersebut.

Selain itu jika unsur who ini dimaksudkan untuk mengembangkan ide cerita dengan kasus yang sama dengan contoh di unsur what, maka pertanyaan who yang bisa dibuat adalah siapa presiden itu? siapa saja korban pembunuhannya?

When (Kapan)

Unsur kapan dalam sebuah berita menyatakan keterangan waktu akan sebuah peristiwa yang terjadi. Dengan adanya unsur when ini informasi yang didapatkan akan lebih akurat karena diperjelas dengan keterangan waktu yang nantinya bisa dibuktikan kebenarannya.

Mari kita ambil contoh lagi unsur when yang digunakan untuk mengembangkan ide cerita di contoh unsur what, maka pertanyaan when yang digunakan untuk mengembangkan cerita tersebut salah satunya seperti kapan peristiwa itu terjadi, masa lalu atau masa yang akan datang?

Where (Dimana)

Dalam sebuah berita atau cerita hal yang pasti ingin diketahui oleh banyak orang adalah dimana peristiwa atau kejadian tersebut berlangsung. Jadi tentu saja jawaban dari pertanyaan where merujuk pada keterangan tempat.

Contoh ide cerita: mungkinkah seorang presiden adalah pelaku pembunuhan berantai?

Pertanyaan where yang bisa dibuat untuk mengembangkan cerita adalah dimana saja peristiwa pembunuhan itu terjadi?

Why (Mengapa)

Ada orang bijak yang mengatakan “semua terjadi untuk sebuah alasan”, sehingga akan sangat wajar jika unsur why memang harus ada dalam sebuah berita atau cerita.

Karena peristiwa yang terjadi baik itu pembunuhan ataupun bunuh diri pasti ada alasan yang melatarbelakangi kejadian tersebut. sehingga dengan adanya alasan ini setiap orang akan lebih dapat dengan mudah memahami situasi atau kondisi atas peristiwa yang terjadi.

Kita ambil contoh lagi pertanyaan why yang digunakan untuk mengembangkan ide cerita seperti contoh pada unsur where adalah mengapa presiden itu melakukan pembunuhan berantai?

How (Bagaimana)

Unsur terakhir dalam rumus kuno Rudyard Kipling adalah bagaimana atau how. Pertanyaan how akan memberikan jawaban yang berkaitan dengan proses terjadinya sebuah peristiwa. Jawaban atas pertanyaan how dapat mendukung pernyataan unsur why yang dijabarkan sebelumnya.

Dan unsur ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan cerita pada karya sastra.

Misalnya kita ambil contoh dari ide cerita mungkinkah seorang presiden adalah pelaku pembunuhan berantai? Maka pertanyaan how yang bisa dikembangkan adalah bagaimana cara presiden membunuh para korbannya satu persatu?

Nah ternyata unsur 5W1H memang dapat digunakan untuk membantu seseorang mengembangkan sebuah ide cerita.

Karena berdasarkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut seseorang bisa merumuskan cerita dengan plot, karakter, setting, dan juga orientasi cerita seperti yang telah dicontohkan di atas.

Jadi untuk kamu yang mengalami kesulitan dalam membuat sebuah cerita baik berbentuk cerita pendek atau novel bisa deh mencoba rumus 5W1H untuk merumuskan sebuah cerita.

Selain untuk mengembangkan sebuah cerita rumus kuno tersebut bisa loh kamu jadikan panduan kita dalam membuat sebuah rencana. Misalnya kita ingin membuka sebuah bisnis maka kita membuat perencanaannya terlebih dahulu agar nanti eksekusinya lebih siap.

Pertama kita harus menyiapkan usaha/bisnis apa yang ingin kita buat? Siapa saja yang menjadi sasaran pasar bisnis tersebut? dimana bisnis tersebut akan dibangun? Kapan memulai bisnis tersebut? mengapa harus memilih bisnis tersebut?dan bagaimana teknis untuk menjalankan bisnis tersebut? dan lain sebagainya.


Penerapan Rumus 5W1H Saat Proses Wawancara


prleads.com

Dalam penerapannya rumus 5W1H akan sangat berguna saat mewawancarai seseorang. Supaya tidak bingung dan kehabisan pertanyaan, rumus 5W1H pasti akan ampuh menciptakan wawancara yang baik dan berkesan. Berikut beberapa contoh wawancaranya:

Wawancara Dengan Pengusaha Bakpia

Q : Apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah konsumen?

A : Kita terus mengembangkan kualitas produk dengan cara melakukan diversifikasi dan promosi besar-besaran ke konsumen

Q : Apakah varian rasa dalam bakpia ini termasuk ke dalam program perusahaan Bapak dalam meningkatkan jumlah konsumen?

A : Tentu saja, kami mengikuti terus trend permintaan pasar. Kini konsumen menyukai produk yang bervariasi, tak hanya satu rasa. Karena konsumen cepat bosannya.

Q : Bagaimana promosi yang dilakukan oleh perusahaan ini dalam meningkatkan penjualan?

A : Kami aktif ikut dalam setiap pameran yang ada, baik itu festival jajanan atau festival-festival daerah lainnya. Selain itu kami juga mulai merambah dunia online dengan mempromosikan produk lewat instagram, e-commerce, dan lain sebagainya.

Q : Sudah berapa outlet yang perusahaan ini bangun di Yogyakarta?

A : Hingga saat ini sudah ada 7 outlet, terakhir baru saja diresmikan di daerah Kaliurang KM 15 sana.

Q : Apakah pemilihan lokasi pembangunan outlet mempertimbangkan jumlah konsumen?

A : Iya itu tentu saja, selain itu kami juga mempertimbangkan banyaknya permintaan. Biasanya daerah-daerah yang banyak mahasiswanya (dekat-dekat kampus) atau daerah yang banyak pariwisatanya.

Q :Apakah pemilihan warna hijau pada kemasan bakpia memiliki makna atau filosofi tersendiri?

A : Ada sedikit cerita. Karena dulu bakpia dasarnya isinya kacang hijau ya jadi kami mendesain kotak ini (kemasan) sesuai dengan isinya. Nah seiring berkembangnya varian rasa kok tidak disesuaikan dengan isi masing-masing bakpianya. Sempat terpikir seperti itu, namun warna hijau sudah identik dengan merk dagang kami, jadi kami merasa belum perlu untuk berganti warna.

Q : Bagaimana harga pasaran bakpia?

A : Sejauh ini harga pasaran bakpia kami yang paling tinggi di daerah Yogyakarta, meski begitu tidak menurunkan permintaan konsumen karena kualitas yang kami sajikan juga premium.

Q : Apakah ada strategi khusus dari pemilik dalam penjualan bakpia?

A : Strategi khususnya adalah terus ikuti permintaan konsumen, jangan menjadi produsen yang idealis. Mengikuti bukan berarti kehilangan jati diri, kita tetap punya prinsip namun bisa melebur ke mana saja, begitu.

Q : Varian apa saja yang paling diminati?

A : Yang paling tinggi permintaan tahun ini adalah varian keju susu dan kumbu hitam.

Q : Baiklah kami rasa cukup informasi yang kami terima, terimakasih Bapak sukses terus usahanya.

A : Yup sama-sama sukses untuk kita semua!

Wawancara Dengan Petani

Q : Halo Bapak selamat sore, perkenalkan saya Juwita mahasiswa yang sedang KKN disini Pak. Sedang istirahat Bapak?

A : Iya mba, istirahat sebentar habis itu pulang. Jurusan apa mba kuliahnya?

Q : Saya jurusan sosial ekonomi pertanian Bapak. Sekalian saya sedang mengumpulkan data untuk skripsi.

A : Oh iya, gimana mba apa yang bisa Bapak bantu?

Q : Ini Pak saya ingin bertanya terkait kegiatan bertani Bapak dan hasil taninya. Pertama, Bapak apakah hanya bertanam padi saja atau bertani yang lainnya juga Pak?

A : Saya punya sawah dan ladang sayuran juga mba kebetulan. Ada daun bawang, seledri, dan sayur kol.

Q : Wah punya banyak lahan gitu tidak kewalahan Pak?

A : Sudah biasa mba, sudah 30 tahun lebih saya menjadi petani jadi sudah tidak kebingungan.

Q : Saya mesti berguru banyak dengan Bapak. Hehhe Lalu terkait penghasilannya bagaimana Pak? Lebih besar dari padi atau sayuran?

A : Secara nominal padi mba, tapi sayuran lebih sering panen ketimbang padi. Jadi ya keduanya saya anggap sama, tidak ada yang dianaktirikan. Keduanya sama-sama sumber penghasilan utama saya.

Q : Iya ya Pak, tumbuhan juga punya perasaan. Sudah mau gelap sepertinya Pak. Wawancara bisa saya lanjutkan lagi besok saat Bapak istirahat. Untuk hari ini terimakasih banyak ya Pak.

A : Sama-sama mba. Nanti mampir ke rumah juga boleh mba, sekalian ketemu istri saya, untuk nambah-nambah narasumber, siapa tahu bermanfaat untuk skripsi mba.

Q : wah terimakasih banyak Bapak, dengan senang hati saya akan main-main nanti ke rumah Bapak. Mari Pak..

A : Iya Mba mari..

Penerapan Rumus 5W1H dalam Wawancara Bahasa Inggris

Terkadang ada saja tingkah iseng kita saat bertemu turis di tempat pariwisata atau di pinggir jalan. Karena rasa penasaran kita ingin tahu dari mana turis tersebut berasal dan tujuan utamanya ke Indonesia untuk apa.

Sekedar ingin menambah kawan baru, kamu dapat menerapkan rumus 5W1H saat mengajak turis berkenalan, berikut contohnya:

Q : Hey mister, how are you?

A : Hey I’m fine thanks. What about you?

Q : I’m great, where do you come from Sir?

A : I’m from German,

Q : O waw that’s my favourite country!

A : Really? What do you like from Germany?

Q : I like Klose, you know the football player. hahaha

A : OMG! You’re a funny man. LOL


Demikian artikel terkait rumus 5W1H, semoga apa yang disampaikan dapat menambah wawasan kita. Dan jangan lupa mencoba menerapkan pertanyaan-pertanyaan yang ada di 5W1H dalam kehidupan sehari-hari kamu. Selamat mencoba!

Keyword: 5W1H

Peristiwa G30S PKI | Catatan Terkelam dalam Sejarah Indonesia

Peristiwa G30S PKI yang kini masih menjadi catatan tergelap sejarah menuai begitu banyak versi dan begitu banyak tafsir.

Bahkan hingga kini segala upaya dan niat yang dilakukan agar bangsa ini dapat tutup buku dari masa kelam tersebut belum kunjung menemui titik terang, masih abstrak.

Menjadi topik yang selalu diperbincangkan setiap tahun, khususnya setiap memasuki bulan September. Dahulu pemutaran film tentang pengkhianatan G30S PKI rutin dilakukan pada setiap tanggal 30 September tepat pukul 10 pagi.

Alur cerita dalam film tersebut pun kini menimbulkan banyak kontroversi di mata publik. Tentu saja peristiwa pembantaian nan mengerikan pada malam 30 September itu menyisakan trauma dan luka yang mendalam bagi keluarga para korban yang terbunuh.

Berbagai versi muncul terkait kisah dan alur cerita yang disampaikan melalui film tersebut.

Lalu bagaimanakah kisah sesungguhnya yang terjadi? Apa pemicu peristiwa G30S PKI yang menyisakan kesan bengis dan kejam tersebut. Mari kita simak dan kaji lebih dalam terkait kontroversi G30S PKI.


Sekilas Tentang Sejarah PKI Masuk Ke Indonesia


√ Peristiwa G30S PKI | Catatan Terkelam dalam Sejarah Indonesia
iire.org

Partai Komunis Indonesia (PKI), merupakan salah satu partai tertua dan terbesar di Indonesia. Awal mula didirikannya, partai yang diberi nama “Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV)” ini bertujuan baik bagi perkembangan Indonesia.

ISDV didirikan oleh Henk Sneevliet pada tahun 1914 jauh sebelum Indonesia melakukan persiapan matang membentuk panitia persiapan kemerdekaan.

Ketika Indonesia menyatakan ingin merdeka, ISDV lah yang membantu mendidik pribumi dalam menumbuhkan semangat nasionalisme, hingga bisa membebaskan diri dari belenggu kolonialisme Belanda. Paham yang diajarkan yaitu paham Marxisme.

Singkat cerita, sejarah mencatat terjadi reformasi di organisasi ISDV. Partai yang awal mulanya merupakan gabungan dari Partai Sosialis Belanda dan SDAP ini kemudian terpecah.

Karena rasa kekecewaan Sneevliet terhadap SDAP Belanda, ia memisahkan diri dari ISDV dengan melahirkan partai baru bernama Partai Demokrat Sosial Hindia (PDSH) pada tahun 1917.

Sejak awal berdiri PDSH sudah berkiblat ke Uni Soviet, dimana pemberontakan menjadi jalan dalam menyuarakan opini. PDSH terus menggaungkan pemikirannya terhadap wacana Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri (merdeka).

Melalui tekad keras Sneevliet, partai ini berhasil merekrut kurang lebih 3.000 anggota dari berbagai kalangan. Mencakup para militer Belanda, nasionalis, hingga beberapa para agamis atau pemuka agama pun ikut di dalamnya.

ISDV Setelah Peninggalan Sneevliet

√ Peristiwa G30S PKI | Catatan Terkelam dalam Sejarah Indonesia
hariansejarah.id

Alur dan pola pikir yang diajarkan Sneevliet mengenai blok dalam untuk gerakan revolusioner demi meraih kemerdekaan Indonesia telah mewabah, hingga mempengaruhi dua tokoh Sarekat Islam (SI), Semaun dan Darsono.

Dua tokoh SI ini memiliki ketertarikan khusus dengan pemikiran Sneevliet dan akhirnya memilih menjadi rekan PDSH.

Meskipun beberapa pemimpin PDSH saat itu telah dibuang ke Belanda (termasuk Sneevliet), misi PDSH terus berjalan di bawah kerja samanya dengan SI (Semaun dan Darsono).

Tepat pada bulan Mei 1920, PDSH dan Sarekat Islam bergabung dan mendeklarasikan diri dengan nama Perserikatan Komunis Hindia (PDH) di bawah kepemimpinan Semaun dan Darsono.

PDH menjadi partai pertama di Asia yang bergabung dalam komunis internasional.

Perpecahan terjadi dalam organisasi Sarekat Islam, dimana KH. Agus Salim sebagai Sekretaris SI kala itu mengeluarkan tindakan tegas terhadap anggota SI yang menjadi anggota ganda, diharuskan memilih satu keanggotaan saja.

Pilihan yang diberikan yaitu ikut dalam wadah Sarekat Islam yang selalu memperhatikan agama atau ikut bergabung bersama PDH yang memperjuangkan kemerdekaan dengan caranya sendiri.

Pada tahun 1924, Semaun memutuskan ikatan dengan Sarekat Islam, dan mempertegas organisasinya dengan mengubah nama dari PDH menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sejarah Pemberontakan PKI

√ Peristiwa G30S PKI | Catatan Terkelam dalam Sejarah Indonesia
faktakita.net

Sepanjang sejarah, sebelum Indonesia merdeka hingga setelah Indonesia merdeka PKI banyak melakukan pemberontakan terhadap pemerintah.

Diantaranya yang tercatat yaitu pemberontakan tahun 1926, mengakibat banyak dari pimpinan PKI yang dibuang dan diasingkan pemerintah. Pada tahun 1927 pemerintah Belanda dengan tegas menyatakan bahwa PKI merupakan organisasi terlarang.

Sempat redup karena banyak pemimpinnya yang diasingkan Belanda, pada tahun 1935 Muso kembali ke Indonesia demi mempersiapkan kembali kebangkitan kader PKI.

Cara yang dilakukannya adalah dengan menyusup ke organisasi-organisasi lain dan ikut berpartisipasi bersama mereka. Tujuan penyusupan ini agar nama PKI kembali dipercaya oleh masyarakat.

Pada tahun 1948 setelah Indonesia merdeka dari penjajahan Jepang, PKI kembali melakukan aksi propaganda anti pemerintah berkolaborasi dengan Amir Syarifudin.

Yang saat itu kecewa terhadap pemerintahan Sukarno karena harus mundur dari kabinet dan digantikan oleh kabinet Hatta. Amir membentuk Front Demokrasi Rakyat (FDR) dan merencanakan kudeta terhadap pemerintahan Indoensia.

Upaya PKI untuk Mengkomuniskan Indonesia

√ Peristiwa G30S PKI | Catatan Terkelam dalam Sejarah Indonesia
kompasiana.com

FDR dan PKI melakukan aksi teror, pemogokan, adu domba antar anggota dan pejabat militer, serta tindakan propaganda anti pemerintah lainnya.

Tujuan semua aksi tersebut adalah membentuk NKRI baru dengan asas komunis. Rakyat kembali membenci PKI, sehingga TNI memutuskan berperang melawan PKI dengan keras. Muso berhasil dibunuh dan Amir Syarifudin dijatuhi hukuman mati.

Pada tahun 1950 PKI tampil dengan wajah baru di bawah pimpinan Dipa Nusantara Aidit lewat konsep partai nasionalis. Berbagai upaya dilakukan D.N. Aidit hingga PKI kembali berhasil meraih simpati rakyat dan menempati urutan keempat dari hasil pemilu.

PKI menunjukkan perannya sebagai partai nasionalis dengan cara menggandeng buruh-buruh untuk dapat menguasai urusan ekonomi yang sebelumnya dipegang Belanda.

Pada tahun 1960 Presiden Sukarno membuat konsep politik NASAKOM (Nasionalis, Agama, Komunis). Hal ini sangat didukung oleh PKI, karena mereka semakin bebas menjalankan konsep komunisme di Indonesia.

Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu peristiwa G30S PKI dimulai, kala itu masyarakat terbagi menjadi dua yang pro Sukarno dan yang kontra terhadap presiden pertama RI tersebut.


Kronologis Kejadian Peristiwa Pengkhianatan G30S PKI


Latar Belakang Peristiwa G30S PKI

theinsidemag.com

Berbagai versi mengenai perihal yang melatarbelakangi peristiwa G30S PKI bermunculan. Ada yang berpendapat bahwa dalang dari gerakan tersebut seutuhnya adala PKI yang memang sudah sejak lama ingin menngkomuniskan Indonesia.

Sumber lain menyebutkan bahwa gerakan 30 September merupakan ujung dari konflik internal Angkatan Darat (AD).

Banyak sumber yang mengungkapkan bahwa dalang dibalik persitiwa G30S tidak hanya PKI, sebagaimana yang disebutkan oleh rezim Orde Baru.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa Soeharto memanfaatkan kondisi ini untuk merebut kekuasaan Presiden Sukarno kala itu. Namun beberapa sumber menyebutkan pula bahwa Presiden Sukarno juga telah mengetahui rencana pemberontakan tersebut.

Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam berkata “Sukarno sendiri dalam Pidato Nawaksara mengatakan bahwa peristiwa G30S PKI merupakan pertemuan tiga sebab. Yaitu pimpinan PKI yang keblinger, subveri nekolim dan okunum yang tidak bertanggung jawab.

Jadi dalang dibalik peristiwa tersebut tidaklah tunggal, merupakan perpaduan unsur dalam negeri dengan pihak asing”.

Beberapa penelitian menyebutkan setidaknya ada lima hal yang melatar belakangi peristiwa G30S. Yaitu PKI itu sendiri, konflik internal Angkatan Darat, Soekarnao, Soeharto, dan unsur asing yang memiliki kepentingan tersendiri terhadap Indonesia seperti keterlibatan CIA (Dinas Intelijen Amerika Serikat).

Konflik Angkatan Darat

cnnindonesia.com

Kedekatan PKI dan Sukarno memicu kontradiksi di kalangan Staf Umum Angkatan Darat (SUAD). SUAD terpecah menjadi dua fraksi yang sama-sama anti-PKI namun berbeda pandangan dalam mendukung keputusan Presiden Sukarno.

Kedua fraksi tersebut adalah “fraksi tengah” dan “fraksi kanan” (Harold Crouch dalam Army and Politics in Indonesia, 1978).

Fraksi tengah dipimpin oleh Letjen TNI Ahmad Yani merupakan kelompok yang loyal terhadap Sukarno namun menentang kebijakan Sukarno tentang persatuan nasional karena melibatkan PKI di dalamnya.

Fraksi kanan yang dikendalikan oleh Jenderal TNI AH. Nasution dan Mayjen TNI Soeharto merupakan kelompok yang bersebrangan dengan fraksi tengah, menentang kebijakan Letjen TNI Ahmad Yani.

Sebagian sumber juga menyebutkan, peristiwa G30S yang berdalih untuk menyelamatkan Presiden Sukarno dari rencana kudeta Dewan Jenderal sesungguhnya ditujukan bagi perwira-perwira utama “fraksi tengah”.

Agar fraksi kanan dengan mudah menajalankan aksi untuk merebut kekuasaan.

Keterlibatan CIA

merdeka.com

Amerika Serikat dikabarkan juga ikut andil dalam melatarbelakangi terjadinya G30S. Akibat dari perang dingin di tahun 1960-an, AS, Jepang, dan negara-negara barat lainnya seperti Australia dan Inggris memiliki tujuan dan kepentingan tersendiri agar Indonesia tidak jatuh ke tangan komunis (PKI).

Menurut David T. Johnson (dalam buku Indonesia 1965: The Role of the US Embassy), Amerika membuat beberapa pilihan untuk menyikapi perihal komunisme tersebut.

Pilihannya yaitu diam dan membiarkan saja, berusaha mendekati dan membujuk Sukarno agar mengganti kebijakan, menyingkirkan Sukarno, memprovokasi Angkatan Darat untuk merebut pemerintahan, atau menentang PKI.

Dengan cara merusak kekuatannya dan merekayasa kehancuran PKI sekaligus menjatuhkan Sukarno. Rencana terakhir inilah yang akhirnya dilakukan.

Konflik Saling Mencurigai antara Militer dan PKI

bbc.com

PKI secara terus menerus memperparah keadaan dengan memprovokasi konflik antara aktivis, polisi, dan militer.

Mereka menghasut ribuan petani untuk merebut seluruh tanah milik negara, juga menghasut ribuan buruh untuk menyita perusahaan-perusahaan milik asing, khususnya milik Amerika Serikat.

Pada tahun 1964 hingga awal 1965 berbagai bentrokan terjadi dimana-mana. Para sejarawan menduga bahwa PKI seperti meniru gerakan Revolusi Bolsevik yang terjadi di Rusia.

Dimana revolusi tersebut membuat rakyat dan partai komunis menyita semua milik negara dan membagi-bagikannya pada rakyat.

Pada era Demokrasi Terpimpin sejarah mencatat bahwa hubungan Sukarno dan PKI terlalu dekat.

Dibuktikan pada awal tahun 1965 Presiden Sukarno memutuskan membentuk Angkatan Kelima (setelah AURI, ALRI, ADRI, dan Kepolisian /terlepas dari ABRI), semua itu atas saran dari PKI.

Angkatan Kelima berisikan anggota dari kalangan buruh dan petani yang sudah dilatih PKI sebelumnya.

Keputusan presiden tersebut memicu konflik saling mencurigai antara pihak militer dan PKI. Militer mencurigai bahwa PKI hendak merebut kekuasaan dan melakukan kudeta terhadap Presiden Sukarno.

Dibawah kepemimpinan Aidit PKI menghendaki para buruh dan tani diberikan fasilitas senjata oleh pemerintah. Hal ini tentu mencuri perhatian banyak pihak, terutama dari kalangan militer.

Keinginan tersebut sama dengan pola yang diterapkan oleh partai komunis di Tiongkok, TNI AD tenu saja menentang keras hal tersebut.

Atas dasar takut menyalahgunakan wewenang penggunaan senjata, akhirnya presiden tidak mengabulkan keinginan PKI.

Merasa dikecewakan dan tidak puas dengan berbagai kebijakan Presiden Sukarno lainnya, PKI merencanakan pengkhiatan besar-besaran hingga terjadilah peritiwa G30S yang menjadi cacatatan terkelam di sepanjang sejarah Indonesia.

Penculikan Para Jenderal di Malam G30S

riau24.com

Kondisi yang mencekam dialami Indonesia tepat pada malam 30 September hingga pagi hari 1 Oktober 1965. Sebab kejadian penculikan para jenderal oleh oknum PKI terjadi pada malam tersebut.

PKI di bawah komando D.N. Aidit dan Syam Kamaruzzaman melakukan pembunuhan berencana terhadap tujuh jenderal, yang kini dikenang sebagai pahlawan revolusi Indonesia.

Ketujuh korban tersebut dibunuh dan dibuang di sebuah sumur tua di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Rencana awal penculikan akan dilakukan terhadap Jenderal Ahmad Yani (Komandan TNI AD), Letnan Jenderal Suprapto, Letnan Jenderal MT Haryono, Letnan Jenderal S. Parman, Mayor Jenderal DI Padjaitan, Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, dan Jenderal AH Nasution.

Hanya satu orang jenderal yang berhasil kabur dari aksi pembunuhan keji tersebut yaitu Jenderal AH Nasution.

Namun putrinya Ade Irma Suryani tewas ditembak dan ajudannya Kapten Pierre Tendean ikut menjadi korban, diculik dan tewas bersama enam jenderal lainnya.

Dikutip dari detik.com bahwa Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo (MT) Haryono sering melamun dan menjauhi anak bungsunya jelang malam G30S PKI. Seolah-olah ia mendapat firasat buruk bahwa penyerangan tersebut akan terjadi.

Benar saja pada malam tanggal 30 September 1965 sejumlah militer pendukung G30S PKI di bawah pimpinan Letkol Untung (Pasukan Tjakrabirawa) beraksi dengan berujung membunuh para jenderal.

Para prajurit tjakrabirawa menyerang kediaman tujuh jenderal, salah satunya jenderal MT Haryono yang mati ditembak di rumahnya sendiri di Jalan Prambanan No. 8, Menteng, Jakarta Pusat pada Jum’at dini hari tanggal 1 Oktober 1965.

Saksi Mata Kejadian Pembunuhan

ngelmu.id

Rianto Nurhadi (putra ke-3 MT Haryono) menyaksikan sendiri sang Ayah ditembak di depan matanya. Pada malam itu Riri melihat Ayahnya berusaha melawan prajurit tjakrabirawa yang membrondong masuk rumah mereka dengan tembakan senjata.

Saat sang Ayah berusaha merebut senjata dari gerombolan tersebut, ia justru ditembak dari belakang oleh prajurit lainnya.

Saat itu MT Haryono gugur di tempat, kemudian pasukan tjakrabirawa membuang jenazahnya ke Lubang Buaya bersama lima jenderal lainnya.

Keluarga MT Haryono sendiri merasakan berbagai kejanggalan pada perubahan sikap MT Haryono sebelum peristiwa mengerikan itu terjadi.

Selain itu pertanda lainnya yaitu mimpi buruk yang dialami Ade Mirja Harjanti (anak bungsu MT Haryono).

Ia bermimpi ayahnya diculik, meski berusaha melakukan perlawan namun semua sia-sia karena orang yang menculik Ayahnya terlalu banyak sehingga tak bisa melakukan perlawanan.

Mimpi tersebut menjadi kenyataan, karena beberapa menit setelahnya pasukan Tjakrabirawa di bawah komando Sersan Bungkus datang menyerang rumah mereka.

Penumpasan Pemberontakan

blitartimes.com

Aksi pembatantaian di Lubang Buaya ini menorehkan sejarah yang buruk dan membuat nama PKI kembali tercoreng di mata masyarakat Indonesia.

Menimbulkan banyak versi, saling tuding menuding, dan yang paling parah adalah meninggalkan kebencian yang mendalam.

Aksi saling tuding ini karena banyak propaganda yang menyatakan bahwa PKI bukan hanya dalang tunggal dibalik semua kejadian tersebut.

Sebagian kalangan menduga Soeharto memanfaatkan peristiwa G30S ini untuk merebut kekuasaan, kemudian melakukan pembasmian terhadap semua simpatisan PKI di bawah komandonya sendiri.

Pada malam kejadian penculikan dalam kurun waktu tidak sampai 24 jam TNI AD segera mengambil tindakan pengejaran besar-bersaran terhadap PKI.

Jika sebelumnya ibarat tindakan bunuh diri untuk membubarkan PKI karena kedekatannya dengan Preseiden Sukarno, di bawah kendali Panglima Kostrad, Mayjen Soeharto perburuan para pelaku G30S dapat dilakukan dengan sangat cepat.

Para tokoh dan pimpinan PKI diburu dan ditangkap. Pimpinan PKI D.N. Aidit dan Sam Kamaruzzaman yang sempat melarikan diri ke Jawa Tengah berhasil ditangkap dan dibunuh.

Para tokoh PKI lainnya sebagian diadili di Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) dan dijatuhi hukuman mati.

Penangkapan besar-besaran juga dilakukan terhadap para anggota PKI dan siapa pun yang dianggap terkait dengan komunis, baik itu perorangan maupun organisasi. Dapat dikatakan perburuan ini adalah pembunuhan tersadis yang pernah terjadi di Indonesia.

Beberapa sumber menyebutkan setidaknya kurang lebih sekitar 500.000 jiwa di berbagai daerah dibunuh. Baik dari kalangan orang dewasa, tua, mua-mudi, bahkan anak-anak pun ikut menjadi korban di dalamnya.

Proganda Terkait Pembantaian Masal

tirto.id

Meskipun bertujuan untuk menumpas habis komunisme di Indonesia, namun pembantaian masal ini dianggap terlalu kejam oleh beberapa pihak, salah satunya aktivis mahasiswa Soe Hok Gie.

Ia gencar mengkritik Partai Komunis Indonesia (PKI), namun menjadi orang pertama yang memprotes keras terjadinya pembantaian masal yang terjadi dalam kurun tahun 1965-1966 tersebut.

Lewat tulisannya yang berjudul “Di Sekitar Peristiwa Pembunuhan Besar-Besaran di Pulau Bali” ia mengkritik sangat tajam terhadap tindakan pembantaian tersebut.

Menurut Gie pemerintah dan pejabat terkait seharusnya tidak membiarkan pembantaian-pembantaian di Bali maupun di daerah-daerah lainnya terjadi berlarut-larut.

Bahkan pemerkosaan yang juga dilakukan sudah bukanlah tindakan yang manusiawi. Bahkan kalangan rakyat tidak berdosa pun ikut menjadi korban.

Dalam catatannya Gie mengatakan bahwa tulisannya itu bukan untuk membela PKI atau membenarkan tindakan-tindakan yang dilakukan PKI saat melakukan aksi G30S.

Melainkan pembelaan Gie ditujukan untuk penegakkan hukum dan keadilan atas dasar rasa kemanusiaan.

hai.grid.id

Jumlah korban yang berjatuhan tidak sedikit dari kalangan anak-anak yang tidak tahu apa-apa, tetapi dimusuhi oleh masyarakat.

Demi mencegah bertambahnya korban Gie melakukan kontak dengan para pejabat militer untuk membuat tindakan advokasi. Agar perbuatan-perbuatan di luar batas kemanusiaan tersebut dapat dihentikan.

Aksi demonstrasi dari berbagai kalangan tak henti-hentinya terjadi menuntut pembubaran PKI. Selain pembunuhan masal, puluhan ribu orang banyak yang dibuang ke Pulau Buru.

Mereka dipekerjakan tanpa peradilan, salah satu di antaranya adalah sastrawan yang namanya mendunia, Pramoedya Ananta Toer.

G30S menandakan lahirnya pemerintahan orde baru. Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden Sukarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) yang menandakan pengalihan kekuasaan pimpinan negara ke Soeharto.

Puncak dari penumpasan PKI adalah dikeluarkannya larangan organisasi PKI dengan membersihkan antek-anteknya sampai ke akar-akar di tahun 1966 oleh Presiden Soeharto.

Lahirnya rezim Orde Baru menandakan berakhirnya riwayat PKI di Indonesia, karena pada masa tersebut bagi siapapun yang diketahui pernah berkaitan dengan oknum PKI akan dihukum mati tanpa peradilan.


Sedikit Tentang Evakuasi Jenazah Korban Peristiwa G30S PKI


id.wikipedia.org

Tepat pada tanggal 3 Oktober 1965 jenazah enam jenderal TNI AD dan satu perwira menengah korban peristiwa G30S ditemukan di sebuah sumur tua berdiameter 75 cm dengan kedalaman 12 meter.

Ketujuh jenazah tersebut sengaja dimasukkan ke dalam sumur dan ditutupi dengan daun pisang untuk menghilangkan jejak.

Namun jenazah para korban berhasil ditemukan. Menjelang tengah hari, evakuasi berangsur-angsur dilakukan. Di bawah pimpinan Komandan KIPAM KKO-AL Kapten Winanto, satu per satu pasukan KKO dan prajurit RPKAD turun ke dalam sumur yang sempit tersebut secara bergantian.

Berikut kronologisnya yang dikutip dari detik.com :

“Pukul 12.05 WIB, anggota RPKAD Kopral Anang dengan mengenakan masker dan tabung oksigen turun ke dalam sumur. Sepuluh menit kemudian giliran Serma KKO Suparimin turun. Dia berhasil mengangkat salah satu jenazah, tapi rupanya jenazah itu tertindih jenazah lain sehingga tak bisa ditarik.

Pukul 12.30 WIB, Prako KKO Subekti mendapat giliran berikutnya. Dua puluh menit kemudian Kopral KKO Hartono memasang tali untuk mengangkat jenazah dari dalam sumur.

Pukul 13.30 WIB, Serma KKO Suparimin kembali turun untuk kedua kalinya. Hingga pukul 13.30 WIB ada enam jenazah yang berhasil diangkat ke atas. Kapten Winanto turun ke dalam sumur untuk memastikan tak ada jenazah lagi di Lubang Buaya.

Dengan membawa alat penerangan, Kapten Winanto turun ke dalam sumur. Dan satu jenazah lagi ditemukan. Setelah dua jam jenazah tujuh pahlawan revolusi berhasil dievakuasi dari Lubang Buaya”.

pantau.com

Seluruh jasad korban peristiwa G30S PKI dimakamkan di TMP Kalibata. Peristiwa berdarah yang berbuntut pembantaian masal ini sejatinya tidak boleh dilupakan.

Kita sebagai generasi penerus bangsa harus mengambil banyak pembelajaran agar kelar kejadian yang hingga kini masih abstrak tersebut tidak terulang kembali.

Hingga kini bagi bangsa Indonesia tanggal 30 September merupakan Hari Peringatan Gerakan 30 September (G30S) dan tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Keyword: peristiwa G30S PKI

Penjelasan Mengenai Pengertian, Tokoh dan Petunjuk Evolusi

Evolusi – Ok, dalam artikel kali ini kami akan menjelaskan mengenai beberapa hal mengenai evolusi, dari pengertian evolusi, tokoh evolusi hingga petunjuk evolusi.


Pengertian Evolusi


Evolusi adalah perubahan sifat yang diwariskan oleh suatu populasi organisme dari satu generasi ke pada generasi berikutnya dalam waktu yang cukup lama. Evolusi di bedakan menjadi dua jenis , yaitu evolusi regresif dan evolusi progresif.

  • Evolusi regresif

Evolusi regresif adalah proses evolusi yang menuju pada suatu kemungkinan akan terjadinya kepunahan.

  • Evolusi progresif

Evolusi progresif adalah proses evolusi yang menuju pada sebuah kemungkinan untuk dapat bertahan hidup.


Tokoh Teori Evolusi


1. Teori Evolusi Darwin

a. Spesies-spesies yang hidup sekarang berasal dari spesies yang hidup di masa lalu.
b. Mekanisme evolusi berlangsung melalui seleksi alam.
c. Hasil dari seleksi alam adalah organisme yang adaptif terhadap lingkungan.

2. Teori Evolusi Lamarck

a. Sifat-sifat organisme yang didapat dari lingkungan yang dimiliki setelah beradaptasi dapat diwariskan kepada keturunannya.
b. Organ tubuh yang sering di pakai terus menerus akan berkembang menjadi sempurna dan kuat, sedangkan organ tubuh yang tidak digunakan akan mengalami kemunduran dan rudimenter.


Petunjuk Evolusi


Bukti yang dianggap sebagai petunjuk adanya evolusi tercantum sebagai berikut.

1. Fosil

Fosil adalah sisa tubuh organisme yang telah membantu. Fosil berguna untuk merekonstruksi kehidupan makhluk hidup di masa lalu.

2. Homologi dan Anologi

Perbandingan morfologi atau struktur luar antar organisme yang diperkirakan berkerabat dekat. Homologi adalah suatu struktur organ yang asalnya sama tetapi memiliki fungsi yang berbeda, misalnya sayap burung dengan tangan manusia.

Analogi adalah struktur organ yang asalnya berbeda tapi mempunyai fungsi yang sama, misalnya kelelawar degan sayap kupu-kupu.

3. Perbandingan Fisiologi

Tiap organ memiliki struktur morfologi yang sama tetapi memiliki struktur secara fisiologi yang sama, seperti ekskresi dan respirasi.

4. Perbandingan Embriologi

Kelompok hewan vertebrata walau tubuh individu dewasa berbeda tetapi memiliki fase awal embrio mirip. Perbandingan embrio ini dapat digunakan untuk memperkirakan tingkat kekerabatannya.

5. Petunjuk Biokimia

Tiap spesies memiliki ciri biokimia yang sama yang terletak pada DNA,RNA, dan protein,meskipun berbeda basa nukleotida pada gen.

Struktur biokimia ini dapat menunujukan tingkat kekerabatann organisme, semakin mirip urutan biokimia, semakin dekat hubungan kekerabatannya. Hal tersebut dapat di uji dengan uji presipitin.

Itulah sedikit penjelasan mengenai pengertian evolusi, tokoh evolusi dan petunjuk evolusi. semoga bermanfaat.

Keyword: pengertian evolusi