Piagam PBB | Naskah Pembukaan dan Sejarah Singkat

√ Piagam PBB | Isi, Makna, serta Prinsip yang Terkandung di Dalamnya
titiknol.co.id

Piagam PBB disusun dalam sebuah konferensi pada April hingga Juni tahun 1945. Berlakunya piagam tersebut dimulai pada tanggal 24 Oktober 1945 sejalan dengan beroperasinya Persarikatan Bangsa-Bangsa atau United Nations.


Piagam PBB



Piagam PBB merupakan konstitunsi yang ditandatangani di San Fransisco pada tanggal 26 Juni 1945 oleh 50 anggota asli Perserikatan Bangsa Bangsa. Setelah diratifikasi oleh lima anggota pendirinya, piagam ini mulai berlaku pada 24 Oktober 1945. Kelima anggota pendiri PBB adalah Republik Tiongkok, Prancis, Uni Soviet, Britania Raya, Amerika Serikat.

Selain kelima negara anggota pendirinya, piagam PBB juga ditandatangani oleh negara anggota lainnya. Sebagai sebuah piagam, ini merupakan sebuah perjanjian konstituen dan seluruh penanda tangan terikat dengan isinya. Tak hanya itu, piagam tersebut juga secara eksplisit menyatakan bahwa Piagam PBB mempunyai kuasa melebihi seluruh perjanjian lainnya.

Amerika Serikat meratifikasi Piagam PBB pada tanggal 8 Agustus 1945 yang membuatnya menjadi negara pertama yang bergabung dengan Persarikatan Bangsa Bangsa. Di dalam Piagam PBB terdiri dari sebuah pembuka (preambule) yang secara garis besar disusun mengikuti preambule Konstitusi Amerika Serikat serta beberapa pasal yang terbagi kedalam 19 bab.

Pembukaan Piagam PBB (UN Charter Preamble)

egrafis.com

Kami Anggota Tertentu dari Perserikatan Bangsa Bangsa

  •  Untuk menyelamatkan generasi penerus dari momok perang yang mana dua kali dalam hidup kita telah membawa kesedihan yang tak terhitung kepada umat manusia
  •  Menegaskan kembali keyakinan pada hak asasi manusia yang fundamental, pada martabat dan harga diri manusia, pada persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, serta bangsa-bangsa besar dan kecil
  •  Menetapkan kondisi dimana keadilan dan penghormatan terhadap kewajiban yang timbul dari perjanjian dan sumber hukum internasional dapat dipertahankan
  •  Serta untuk mempromosikan kemajuan sosial dan standar hidup yang lebih baik dalam kebebasan yang lebih besar.

Dan Untuk Akhir Ini

  •  Mempraktikkan toleransi dan hidup bersama dalam damai satu sama lain sebagai tetangga yang baik dan
  •  Menyatukan kekuatan kita untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional
  •  Memastikan dengan menerima prinsip-prinsip dan institusi dari metode bahwa angkatan bersenjata tidak boleh digunakan, kecuali untuk kepentingan bersama
  •  Menggunakan perlengkapan internasional untuk mempromosikan kemajuan ekonomi dan sosial semua orang

Telah Memutuskan Untuk Menggabung Upaya Kami untuk Mencapai Tujuan Ini

Oleh karena itu, pemerintah kita masing-masing melalui perwakilannya berkumpul di Kota San Francisco telah menunjukkan kekuatan penuh mereka yang ternyata dalam kondisi baik dan pantas. Telah menyetujui Piagam Perserikatan Bangsa Bangsa saat ini dan dengan ini mendirikan sebuah organisasi internasional untuk dikenal sebagai Perserikatan Bangsa Bangsa.

malangtoday.net

Sejarah Singkat Penandatangan UN Charter

46 negara termasuk empat negara sponsor (negara-negara yang telah menyatakan perang terhadap Jerman dan Jepang dan ikut Deklarasi Perserikatan Bangsa Bangsa) diundang ke Konferensi San Francisco. Empat negara sponsor tersebut, antara lain Republik Sosialis Soviet Belarusia, Republik Sosialis Soviet Ukraina, Denmark, dan Argentina.

Semua perwakilan delegasi dari 50 negara berkumpul di San Francisco. Salah satu negara, yakni Polandia tidak mengirimkan perwakilannya karena komposisi pemerintahan barunya tidak diumumkan sehingga terlambat untuk diundang ke konferensi.

Oleh karena itu, masih ada ruang untuk Polandia menandatangani penandatanganan asli Deklarasi Perserikatan Bangsa Bangsa. Meski pada saat konferensi tidak ada perwakilan pemerintah Polandia yang datang, tetapi pada tanggal 15 Oktober 1945 mereka menandatangani piagamnya. Sehingga ia menjadi salah satu anggota resmi setelah pemerintahan barunya diumumkan pada tanggal 28 Juni 1945.

 

 

Keyword: Piagam PBB

Sara Apriana
About Sara Apriana 444 Articles
Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miskin itu perasaan kita yang tidak pernah cukup. "dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberi kecukupan". (QS. An-Najm : 48) ~ Ust. Adi Hidayat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.