√ Deklarasi Bangkok | Sejarah Beserta Tokoh-Tokoh yang Terlibat

√ Sejarah Deklarasi Bangkok Beserta Tokoh-Tokoh yang Terlibat
ole.com.ar

Deklarasi Bangkok – Nama ASEAN atau kepanjangan dari Association of South East Asian Nations mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian semua. Tapi tahukah kalian awal mula berdirinya ASEAN ini diprakarsai oleh Deklarasi Bangkok?

Bagi kalian yang belum tahu dahulu saat berdiri pertama kali, ASEAN hanya memiliki 5 anggota inti saja. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, beberapa negara di Asia Tenggara akhirnya bergabung sampai sekarang beranggotakan 10 negara di Asia Tenggara.


Ulasan Mengenai Deklarasi Bangkok


Nah, pada bab ini kita akan membahas terkait Deklarasi Bangkok mulai dari sejarahnya, siapa saja delegasinya dan apa saja isi perjanjiannya. Untuk itu simak pembahasan berikut ini ya!

Sejarah Deklarasi Bangkok

tirto.id

Deklarasi Bangkok ditandatangani pada tanggal 8 Agustus 1967 di kota Bangkok, Thailand. Deklarasi Bangkok merupakan landasan awal kerja sama negara-negara di Asia Tenggara. Pertemuan ini menjadi awal diprakarsai terbentuknya ASEAN.

Tujuan awal dari perjanjian ini adalah adanya keinginan kerja sama terutama dalam bidang ekonomi yang berkembang dari Negara-negara di Asia Tenggara. Agar menjadi satu dan tetap menjunjung tinggi asas dalam upaya untuk mewujudkan dalam berbagai bidang.

Selain itu, dengan adanya pertemuan ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi, mendorong perdamaian dan stabilitas wilayah serta membentuk kerja sama di berbagai bidang-bidang kepentingan bersama.

Delegasi Deklarasi Bangkok

Deklarasi Bangkok
ceknricek.com

Pada pertemuan yang dilaksanakan pada tahun 1967 ini, terdapat lima negara dengan perwakilan masing-masing yang ikut menandatangani hasil Deklarasi Bangkok tersebut.

Adapun negara yang turut serta dalam pertemuan di Bangkok ini adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Adapun perwakilan yang datang adalah:

  • Adam Malik (Menteri Luar Negeri) sebagai perwakilan dari Indonesia.
  • Tun Abdul Razak (Wakil Perdana Menteri) sebagai perwakilan dari Malaysia.
  • Rajaratnam (Menteri Luar Negeri) sebagai perwakilan dari Singapura.
  • Narciso Ramos (Menteri Luar Negeri) sebagai perwakilan dari Filipina.
  • Thanat Khoman (Menteri Luar Negeri) sebagai perwakilan Thailand.

Isi Deklarasi Bangkok

Deklarasi Bangkok
kompas.com

Berikut ini adalah isi dan hasil dari Deklarasi Bangkok. Isinya memuat enam poin yang dikenal sebagai tujuan berdirinya ASEAN pada negara di kawasan Asia Tenggara, yaitu :

  1. Mempercepat pertumbuhan, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.
  2. Memelihara perdamaian dan stabilitas dengan menjunjung tinggi hukum dan hubungan antara negara-negara di Asia Tenggara.
  3. Meningkatkan kerja sama yang aktif dan saling membantu dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknologi dan administrasi.
  4. Bekerja sama lebih efektif untuk mencapai daya guna lebih besar dalam bidang pertanian, industri dan perkembangan perdagangan termasuk studi dalam hal perdagangan komoditi internasional, perbaikan pengangkutan dan fasilitas komunikasi serta meningkatkan taraf hidup rakyat.
  5. Meningkatkan studi tentang masalah-masalah di Asia Tenggara.
  6. Memelihara kerja sama yang erat dan bermanfaat dengan berbagai organisasi internasional dan regional lain yang mempunyai tujuan yang sama serta mencari kesempatan untuk menggerakkan kerja sama mereka.

Dalam pasal-pasal yang ada, terlihat bahwa tujuan utama diadakannya deklarasi ini adalah meningkatkan ekonomi dan perkembangan kebudayaan agar lebih baik lagi. Selain itu dalam keanggotaan dibahas juga bahwa nantinya akan diperbolehkannya anggota yang masuk dan menjadi anggota baru.

Hal yang tak kalah penting yang disetujui pada pertemuan ini adalah bahwa kerja sama yang terbentuk nantinya tidak akan berpengaruh terhadap politik secara langsung.

Karena sesuai tujuan awalnya adalah bersama-sama dalam menjaga dan memelihara keamanan dan stabilitas tanpa campur tangan dari pihak luar yang bisa menyebabkan kekacauan yang fatal. Meskipun demikian, ASEAN tetap menerima keanggotaan baru setelahnya. Vietnam, Laos, Myanmar serta Kamboja menjadi anggota baru yang bergabung.

Baca Juga : Dasar Hukum DPD


Nah, itu tadi adalah sekilas sejarah tentang Deklarasi Bangkok yang menjadi pionir awal dimulainya organisasi-organisasi besar di Asia setelahnya. Semoga bermanfaat!

Sara Apriana
About Sara Apriana 455 Articles
Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miskin itu perasaan kita yang tidak pernah cukup. "dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberi kecukupan". (QS. An-Najm : 48) ~ Ust. Adi Hidayat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.