Proses Terjadinya Hujan (Penjelasan Singkat dan Padat)

Proses Terjadinya Hujan (Penjelasan Singkat dan Padat)
kabar24.bisnis.com

Proses terjadinya hujan erat kaitannya dnegan siklus hidrologi. Hujan sendiri merupakan sebuah peristiwa dimana iar sampai ke permukaan bumi dalam bentuk cair maupun padat yang berasal dari proses di atmosfer.


Proses Terjadinya Hujan



Siklus hidrologi berawal dari pemanasan air baik yang berada di darat , aupun dilaut, atau dari tumbuh-tumbuhan oleh sinar matahari. Akibatnya terjadilah penguapan atau yang lebih dikenal dengan evaporasi (penguapan dari laut), transpirasi (penguapan di darat), dan evapotranspirasi (gabungan dari keduanya).

Uap air hasil dari penguapan tersebut kemudian naik ke atmosfer dan membentuk awan. Pada ketinggian tertentu, awan akan mengalami kondensasi (pendinginan). Jika kandungan uap air di awan telah mencapai titik jenuh, maka akan jatuh ke permukaan bumi (presipitasi) dalam bentuk hujan, salju, es, meupun embun (kabut). Begitulah hujan terjadi.

belapendidikan.com

Sebagian hujan yang mencapai tanah akan meresap atau masuk kedalam lapisan tanah. Proses tersebut disebut dengan infiltrasi. Lalu sebagian lainnya akan mengalir di permukaan tanah (run off) yang kemungkinan semuanya terkumpul dalam aliran sungai.

Air yang menembus permukaan tanah, mengalir menjadi aliran air permukaan (preatis) sementara yang menjadi air di dalam tanah disebut dengan artesis. Dibeberapa tempat aliran bawah permukaan akan mengalir keluar permukaan bumi menjadi sebuah mata air.

Klasifikasi Hujan

Berdasarkan ukuran butirannya hujan dibedakan menjadi:

bobo.grid.id

1. Hujan gerimis yang diameternya kurang dari 0,5 mm.
2. Hujan salju yang terdiri dari kristal-kristal es dimana temperatur udaranya dibawah titik beku.
3. Hujan batu es merupakan hujan es yang turun di dalam cuaca panas dari awan yang temperaturnya dibawah titik beku.
4. Hujan deras yang turun dari awan dimana temperaturnya di atas titik beku dan diameter butirannya kurang lebih 7 mm.

Berdasarkan proses terjadinya hujan dibedakan menjadi:

1. Hujan frontal

proses terjadinya hujan
slideplayer.info

Terjadinya hujan frontal akibat adanya pertemuan antara dua massa udara yang berbeda temperaturnya. Massa udara panas/ lembab bertemu dengan massa udara dingin/ padat sehingga terkondensasi dan terjadilah hujan.

2. Hujan zenithal/ ekuator

proses terjadinya hujan
kompas.com

Jenis hujan ini terjadi akibat udara yang naik karena pemanasan tinggi. Biasa terjadi di daerah tropis, yakni pada 23,5˚LU – 23,5˚LS, oleh karena itu sering disebut hujan naik tropis.

Arus konveksi menyebabkan uap air di ekuator naik secara vertikal sebagai akibat pemanasan air laut yang terus menerus. Kemudian terjadilah kondensasi lalu turunlah hujan. Itulah mengapa jenis hujan ini sering disebut hujan ekuator atau hujan konveksi.

Terjadinya hujan zanithal adalah pada waktu matahari melalui zenith daerah tersebut. Semua tempat di daerah tropis mendapat dua kali hujan zenithal dalam satu tahun.

3. Hujan orografis

proses terjadinya hujan

Terjadinya hujan orografis atau hujan naik pegunungan akibat adanya udara yang mendung dan dipaksa naik mendaki lereng pegunungan. Dimana semakin ke atas suhu semakin dingin sehingga terjadi kondensasi.

Terbentuklah awan dan kemudia turun hujan orografis yang jatuh pada lereng gunung yang dilaluinya. Sementara lereng satunya bertiup angin jatuh dan kering dan daerah ini disebut dengan daerah bayangan hujan.

Curah hujan merupakan jumlah air hujan yang turun pada suatu daerah dalam waktu tertentu. Alat untuk mengukur jumlah atau banyaknya curah hujan adalah rain gauge. Curah hujan biasanya diukur dalam waktu harian, bulanan, dan tahunan.

Di Indonesia, curah hujan yang jatuh dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: Bentuk medan atau topografi, arah lereng medan, arah angin yang sejajar dengan garis pantai, serta jarak perjalanan angi di atas medan datar. Itulaah sedikit penjelasan mengenai proses terjadinya hujan dan jenis-jenisnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Keyword: Proses Terjadinya Hujan

Sara Apriana
About Sara Apriana 444 Articles
Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miskin itu perasaan kita yang tidak pernah cukup. "dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberi kecukupan". (QS. An-Najm : 48) ~ Ust. Adi Hidayat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.