3 Lapisan Bumi Beserta Deskripsinya Masing-Masing

liputan6.com

Lapisan bumi terdiri atas beberapa bagian. Hal ini terbagi berdasarkan komposisi fisik serta komposisi kimia. Sesuai komposisi fisik lapisan bumi terbagi menjadi inner core, outer core, mesosfer, astenosfer, dan litosfer. Sedangkan menurut komposisi kimianya lapisan bumi terdiri dari core (berupa besi Fe), mantel (berupa megnesium), dan juga kerak bumi (yang berupa silikat).


Lapisan Bumi


Susunan lapisan bumi terdiri dari litosfer (kulit atau kerak bumi), astenosfer (mantel), dan barisfer (inti bumi atau core). Penjelasan mengenai karakteristik shperes bumi adalah sebagai berikut:

image source: jagad.id

1. Litosfer Lapisan Bumi Terluar

Kerak bumi atau bagian kulit terluar bumi memiliki ketebalan hingga 100 km dengan masa jenis 2,7. Pada litosfer terhampar kerak bumi (crust) yang keras, relatif dingin, dan sifatnya mampu menahan beban. Di bagian inilah terdapat lempeng-lempeng bumi yang diatasnya terhampar benua, pegunungan, dan lain sebagainya.

Kerak dasar samudra memiliki ketebalan sekitar 6 km, sedangkan kerak benua dengan pegunungan diatasnya bisa mencapai ketebalan hingga 64 km. Permukaan atau kulit bumi tersusun dari banyak lempeng, yang terbagi atas lempeng besar dan lempeng kecil. Ketebalannya pun berbeda-beda, antara 70 – 100 km. ini juga sering disebut sebagai lapisan SiAl (silicium dan aluminium).

Lempeng-lempeng tersebut senantiasa berkembang dan bergerak karena berada diatas lapisan astenosfer yang cair dan amat panas. Ini juga yang mengakibatkan adanya fenomena-fenomena alam. Terdapat juga lapisan SiMa (silicium dan magnesium). Letaknya tepat dibawah lapisan SiAl dengan ketebalan sekitar 1200 km.

techno.okezone.com

Lempeng benua dan lempeng samudra saling bergerak diatas mantel bumi dengan kecepatan antara 1 – 10 cm/ tahun. Batas antar lempeng atau daerah pertemuan lempeng merupakan daerah gempa yang juga merupakan tempat pembentukan pegunungan.

Sebenarnya bagian terluar dari kulit bumi merupakan massa yang paling heterogen. Dimana pada bagian ini terdiri dari berbagai macam batuan. Analisa kimia menunjukkan bahwa terdapat beberapa unsur pembentuk kerak bumi, yakni O₂, Si, Al, Fe, Ca, Na, K, dan Mg. kerak bumi disebut lapisan granitis karena batuan pembentuknya dominan granit. Sedangkan kerak samudra disebut lapisan basaltis karena dominan batuan basalt.

2. Astenosfer

Astenosfer merupakan selubung bumi atau bagian mantle yang letaknya di bawah kerak bumi. Keduanya dihubungkan oleh bidang Mohorivicic Discontinuity, dimana ini bersifat padat dan terbentang hingga ke bagian cair di dalamnya.

image source: mikirbae.com

Kedalaman lapisan mantel mencapai 2900 km dari dasar kerak bumi hingga ke dalam. Menurut teori lempeng tektonik, spheres kerak bumi diatas bagian mantel membentuk lempeng-lempeng kerak bumi yang bergerak dan menimbulkan gejala-gejala tektonik dan geologi lainnya.

Di lapisan ini mengandung banyak mineral magnesiun dan juga besi. Susunannya homogen dan untuk mengimbangi gerakan-gerakan kerak bumi, bagian atas dari mantel sifatnya berubah-ubah. Kadang sifatnya menjadi plastis atau semiplastis.

3. Barisfer, Lapisan Bumi Bagian Dalam

Bagian inti bumi atau core disebut juga dengan lapisan barisfer. Berdasarkan sifat-sifat gelombang seismik, para ahli memperkirakan bahwasannya inti bumi terdiri dari dua bagian, yakni inti luar yang bersifat leleh dan inti dalam yang bersifat padat.

Inti bumi bagian luar yang bersifat encer dan bersuhu tinggi memiliki ketebalan sekitar 2.208 km. struktur batuan yang encer ini menyebabkan batuan dalam kulit bumi diatasnya menjadi labil. Inti bumi bagian dalam memiliki struktur batuan yang padat dan sangat keras dengan ketebalan 1.248 km. Suhu pada bagian ini mencapai 5.550˚C.

image source: suratkabar.id

Barisfer terletak di bawah lapisan mantle yang terdiri atas mineral nikel dan besi. Oleh karena itu, lapisan ini kerap disebut sebagai lapisan NiFe.

Meskipun suhunya tinggi, tapi bagian inti bumi tetap padat, tidak seperti lapisan mantel. Berikut ini beberapa alasan mengapa lapisan inti bumi bersifat padat.

Pertama, jika barisfer cair, tentu akan terjadi pasang surut yang mungkin mengakibatkan permukaan bumi menjadi kembang kempis. Kedua, getaran-getaran gempa di Jepang dapat diukur dari Inggris dengan memakai alat canggih. Ini membuktikan kalau inti bumi merupakan bagian yang padat.

 

Keyword: Lapisan Bumi
Nisalutfi
About Nisalutfi 176 Articles
"home is where the heart is"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.