Pengertian Syair Secara Etimologi dan Penjelasan Tentang Jenis-Jenisnya

boombastis.com

Pengertian Syair – Berbicara sastra dan kesenian tentu tidak sah rasanya jika tidak membahas tentang syair. Yang mana di Indonesia menjadi sebuah kesenian yang sangat berkembang pesat.

Banyak penyair terkenal yang namanya mendunia. Seolah mengandung magic, syair akan selalu terkenang meski telah berusia puluhan tahun sekalipun. Berbeda halnya dengan lagu modern yang persaingannya semakin ketat seiring munculnya lagu keluaran terbaru.

Sebagai penikmat seni klasik, sudah pahamkah kamu tentang definisi syair sebenarnya? Jika belum berikut kumpulan ilmu uraikan secara singkat dan padat.


Mendalami Pengertian Syair


idntimes.com

Secara etimologi kata syair berasal dari bahasa Arab yaitu “sya’ara” atau “sya’ura” yang artinya mengetahui dan merasakan. Di bidang seni syi’ir (begitu syair disebut) merupakan bentuk puisi yang kemunculannya telah diketahui sejak zaman pra-Islam.

Di kalangan bangsa Arab puisi ini kemudian berkembang dan popular dengan ciri khas mempunyai persamaan irama pada ujung tiap-tiap baris. Merupakan sebuah karya yang diciptakan untuk mengekspresikan perasaan pengarangnya.

Biasanya di dalam sya’ir terdapat unsur lingkungan sosial tempat dimana syair tersebut berasal, menceritakan tentang pola kehidupan di lingkungan tersebut. Seperti halnya latar belakang adat istiadat yang beragam di Indonesia melahirkan beragam syair dari masing-masing daerah.

Syair sendiri masuk ke Nusantara dibawa oleh orang-orang Persia berbarengan dengan persebaran Islam di Indonesia. Seiring waktu syair yang tadinya bernuansa Arabian mengalami perubahan dan modifikasi terpengaruh budaya yang ada.

Tradisi sastra syair dari negeri Arab kini berpadu dengan tradisi khas Melayu yang memang hampir menguasai rumpun bangsa di Nusantara. Namun pada hakikatnya tetap sama bahwa syair adalah karya sastra yang sangat puitis, sarat makna, dan memuat nilai-nilai yang berharga.

Dalam ilmu Bahasa Indonesia syair tergolong ke dalam karya sastra lama berisikan cerita yang tersusun dalam rangkaian bait-bait, jumlah baris, dan sajak. Menurut Braginsky syair merupakan bentuk puisi naratif atau dapat juga kita sebut sebagai sajak yang ditulis dengan gaya klasik namun elegan.

Hampir sama dengan pantun syair juga terdiri dari empat baris namun dengan pola sajak a-a-a-a, b-b-b-b, c-c-c-c serta berirama sederhana. Atmazaki menjelaskan bahwa syair bukan hanya susunan kata-kata yang membentuk bait melainkan sesuatu yang terkandung di dalam kata, baris, dan bait itu sendiri.

Dengan membaca syair kita tidak hanya merasakan keindahan susunan kalimatnya melainkan menikmati jalan cerita bermakna di dalamnya.

Jenis-Jenis Syair

sekolahakhirat.com

Berdasarkan isinya syair dapat digolongkan ke dalam lima jenis, yaitu:

Syair Panji

Contoh syair panji yang terkenal adalah Syair Ken Tambuhan yang dijadikan persembahan dari istana kepada Sang Ratu Kuripan. Sesuai dengan isinya syair panji bercerita tentang keadaan yang terjadi di dalam istana dan seisinya.

Syair Romantis

Sesuai dengan namanya syair ini berkisah tentang percintaan yang terdapat dalam hikayat ataupun cerita rakyat. Salah satu nama penulis sekaligus pujangga ternama di Indonesia adalah Sutan Takdir Alisjahbana, dimana nama beliau selalu disebut dalam dunia kesusastraan Indonesia.

Buya Hamka juga digolongkan sebagai salah satu penyair dari kalangan para penulis sastra lama. Salah satu karyanya yang paling fenomenal yaitu “Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck” dimana mengisahkan percintaan antara Hayati dan Zainudin yang terbentur adat dan budaya.

Syair Kiasan

Merupakan jenis syair yang mengisahkan tentang kiasan terhadap kejadian tertentu. Biasanya disajikan lewat kisah tentang percintaan ikan, burung, bunga, ataupun buah-buahan.

Syair Sejarah

Kisah yang terdapat di dalamnya menggambarkan peristiwa sejarah yang sebagian besar berisi tentang peristiwa perperangan. Salah satu syair sejarah yang terkenal adalah “Syair Perang Mangkasar” berkisah tentang orang Makassar yang berperang melawan Belanda.

Syair Agama

Terbagi menjadi syair sufi, syair ajaran Islam, syair riwayat nabi, dan syair nasihat. Syair inilah yang dulu pertama kali diperkenalkan oleh bangsa Arab dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia.


Nah, setelah memahami pengertian syair dan jenis-jenis syair di atas tentu kecintaan kamu terhadap kesusastraan lama semakin meningkat dong. Semoga para pujangga era baru dapat menghadirkan kisah elegan seperti para pendahulunya ya!

Keyword: Pengertian Syair

Nisalutfi
About Nisalutfi 176 Articles
"home is where the heart is"

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.