Kalimat Kompleks | Jenis Serta Penjelasan Masing-Masing Contohnya

Kalimat Kompleks dan Simpleks serta Contoh Berdasarkan Strukturnya
kalimat.id

Kalimat Kompleks – Orang Indonesia tapi nggak tau apa itu Kalimat Kompleks? Belajar yuk! Kalau bukan warga Indonesia sendiri yang melestarikan Bahasa kita, siapa lagi?! Meski merupakan bahasa Ibu sendiri, bahasa Indonesia terhitung gampang-gampang susah lho.

Sebelum mempelajari kalimat kompleks, kita perlu memahami dulu apa arti kalimat. Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh,baik dengan cara lisan maupun tulisan. Dalam sebuah kalimat terdiri atas subjek dan predikat. Kalimat juga dapat terbentuk dari satu klausa atau beberapa klausa.


Penjelasan Tentang Kalimat Kompleks


hipwee.com

Kalimat kompleks adalah kalimat yang terdiri lebih dari satu struktur kalimat. Sering juga dengan kalimat majemuk bertingkat. Kalimat ini selalu terdiri dari dua klausa, yaitu klausa utama yang disebut dengan induk kalimat atau inti kalimat dan klausa penghubung yang disebut dengan anak kalimat.

Klausa yang pertama bisa berdiri sendiri sebagai kalimat. Sementara klausa penghubung atau anak kalimat tidak bisa berdiri sendiri sebagai kalimat karena pada umumnya, anak kalimat ini berfungsi sebagai keterangan kalimat.

Contoh:

● Kita tidak berangkat sekolah karena hujan

Kita tidak berangkat sekolah : Klausa Pertama (Inti kalimat)
Karena hujan : Klausa penghubung (anak kalimat)

● Dia tidak pintar semenjak kecil

Dia tidak pintar : Klausa Pertama (inti kalimat)
Semenjak kecil : Klausa penghubung (anak kalimat)

● Mereka mengenal dia suka memberi

Mereka mengenal dia : Klausa Pertama (inti kalimat)
Suka memberi : Klausa penghubung (anak kalimat

Kalimat Kita tidak berangkat sekolah merupakan kalimat inti dan bisa berdiri sendiri sebagai kalimat. Sementara karena hujan merupakan klausa penghubung yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat.

Ciri-ciri:

  •  Memiliki minimal 2 peristiwa/proses atau lebih
  • Gabungan dari beberapa kalimat simpleks atau klausa
  • Digabungkan dengan memakai konjungsi eksternal ataupun tanda koma
  • Mempunyai 2 buah subjek dan predikat

Macam-macam kalimat kompleks

Kalimat Parataktik

Kalimat parataktik merupakan jenis kalimat kompleks yang memakai konjungsi setara. Ciri-ciri kalimat kompleks parataktik menggunakan konjungsi dan, atau, jika, tetapi, karena.

Contoh:

  • Dika suka menolong tetapi sering dikecewakan orang
  • Mila yang mencubit Deni atau Deni yang mencubit Mila
  • Kamu pilih pantai atau gunung
  • Rajinlah berusaha jika ingin menjadi orang sukses

Kalimat Hipotaktik

Dalam kalimat kompleks hipotaktik ada konjungsi bertingkat. Kalimat ini memakai konjungsi yang berbeda dalam 2 kalimat atau lebih.

Ciri-ciri kalimat kompleks hipotaktik ialah 2 kalimat atau lebih yang digabungkan ditambahkan dengan konjungsi bertingkat seperti tetapi, apabila, sedangkan, sehingga, walaupun, sebelum, namun, agar, setelah, ketika, jika, bahwa, meskipun.

Kalimat hipotaktik yang tidak memakai konjungsi bertingkat, bisa digabungkan dengan tanda titik koma atau koma.

Contoh:

  • Lingkungan tempat tinggal kita akan menjadi asri apabila warganya gemar kerja bakti membersihkan sampah.
  • Ia tidak bisa bernyanyi sedangkan kakaknya memiliki suara yang sangat merdu.
  • Dia sudah menjelaskan bahwa dia akan datang terlambat hari ini.
  • Tetaplah bersabar meskipun apa yang kamu impikan belum tercapai.
  • Wati bertindak kasar sehingga ibunya marah besar.

Baca Juga : Kalimat Imperatif


Jadi, gimana? Kalian sudah mengerti apa itu kalimat kompleks?

Jangan bosan untuk terus mempelajari Bahasa Indonesia ya. Sebagai generasi penerus bangsa, masa depan Bahasa Indonesia di era globalisasi ini ada ditangan kamu-kamu para kaum milenial loh!

Jangan sampai Bahasa Indonesia didominasi oleh bahasa asing yang sekarang ini hampir lumrah kita dengar di sekitar kita. Belajar bahasa itu bagus, tapi jangan sampai melupakan Bahasa Ibu sendiri. 😉

Sara Apriana
About Sara Apriana 454 Articles
Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miskin itu perasaan kita yang tidak pernah cukup. "dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberi kecukupan". (QS. An-Najm : 48) ~ Ust. Adi Hidayat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.