8 Jenis-Jenis Paragraf Beserta Pengertian dan Penjelasannya

√ 8 Jenis-Jenis Paragraf Beserta Pengertian dan Penjelasannya
info.naminakiky.com

Jenis Paragraf – Dalam dunia kepenulisan penyusunan kata menjadi sebuah kalimat dan dirangkai menjadi sebuah paragraf menjadi poin penting yang harus diperhatikan. Tahukah bahwa paragraf yang kita gunakan bisa bermacam-macam tergantung tujuan dari suatu penulisannya?

Nah, kali ini kita akan membahas paragraf dan beberapa jenis macamnya. Langsung saja kita simak penjelasan di bawah ini.


Penjelasan Tentang Berbagai Jenis Paragraf


Jenis Paragraf
kompasiana.com

Paragraf adalah suatu rangkaian kalimat yang memiliki suatu gagasan utama. Dalam KBBI sendiri definisi paragraf adalah bagian dari bab dalam suatu karangan yang biasanya mengandung satu ide pokok dan dalam penulisannya dimulai dengan garis baru.

Adapun dalam jenisnya, terdapat dua jenis paragraf yang dibedakan berdasarkan letak gagasan utamanya dan tujuannya.

1. Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Gagasan Utamanya

a. Paragraf Deduktif

Pada paragraf ini dicirikan dengan letak gagasan utamanya atau pikiran utamanya berada di bagian awal rangkaian kalimat. Sebagian besar pada paragraf jenis ini, gagasan utama berada di kalimat pertama, walaupun ada yang tidak.

Bagian-bagian kalimat setelahnya adalah merupakan kalimat-kalimat penjelasan yang fungsinya digunakan untuk mendukung gagasan utama di bagian awal.

b. Paragraf Induktif

Pada paragraf ini dicirikan dengan letak gagasan utamanya atau pikiran utamanya berada di bagian akhir rangkaian kalimat. Biasanya gagasan utama berada di kalimat paling akhir yang berfungsi untuk menyimpulkan keseluruhan dari kalimat-kalimat penjelasan yang berada di awal paragraf. Jadi dengan kata lain sebenarnya paragraf induktif ini adalah kebalikan dari paragraf deduktif.

c. Paragraf Campuran

Untuk paragraf ini adalah gabungan dari paragraf induktif dan deduktif, yaitu paragraf yang memiliki gagasan utama atau pikiran utamanya berada di awal dan akhir rangkaian kalimatnya.

Biasanya gagasan di kalimat awal adalah inti dari paragraf tersebut, sementara yang berada di akhir adalah pendukung atau penekanan mengenai gagasan utama yang berada di awal paragraf.

2. Jenis Paragraf Berdasarkan Tujuannya

a. Paragraf Narasi

Pada paragraf ini bersifat menceritakan sesuatu secara rinci dan kronologis. Paragraf ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu:

  • Ada tokoh, tempat, waktu dan bagaimana suasana yang diceritakan.
  • Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa.
  • Tidak hanya ada dalam karya-kara fiksi seperti novel, cerpen, tetapi juga bisa ditemukan dalam tulisan-tulisan nonfiksi seperti biografi, sejarah, surat kabar ataupun riwayat.
  • Dalam pengembangannya dibagi menjadi dua jenis, yaitu narasi ekspositoris (nonfiksi/informatif) dan narasi sugestif (fiksi/artistik).

b. Paragraf Eksposisi

Merupakan paragraf yang isinya bertujuan untuk memberikan penjelasan atau pengertian secara singkat tetapi padat. Paragraf ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu:

  • Bersifat non-fiktif atau ilmiah
  • Memiliki tujuan untuk menjelaskan/memaparkan
  • Berdasarkan fakta
  • Tidak ada unsur untuk mempengaruhi

c. Paragraf Argumentasi

Merupakan paragraf yang isinya memiliki tujuan untuk memberikan pandangan kepada pembacanya tidak hanya menyajikan suatu fakta atau isu di dalam isinya. Tetapi juga memberikan pendapat-pendapat dari sang penulis. Paragraf ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu:

  • Bersifat nonfiksi atau ilmiah
  • Memiliki tujuan untuk meyakinkan orang lain bahwa apa yang dipaparkan adalah suatu kebenaran
  • Biasanya untuk menguatkan pendapatnya, penulis menambahkan bukti-bukti berupa data, tabel ataupun gambar

d. Paragraf Persuasif

Persuasif adalah paragraf yang biasanya isinya dapat mempengaruhi, hampir mirip dengan paragraf argumentasi tetapi cenderung mengandung kata-kata ajakan atau himbauan. Paragraf ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu:

  • Biasanya juga melampirkan bukti untuk membujuk pembaca
  • Memiliki tujuan untuk mendorong, mempengaruhi atau membujuk pembaca
  • Menggunakan bahasa yang menarik untuk memberikan sugesti kepada pembaca

e. Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi ini biasanya memaparkan isi gambaran pada suatu keadaan atau suatu peristiwa dalam bentuk tulisan sehingga pembaca seolah-olah merasakan atau mengalami sendiri peristiwa tersebut. Pada paragraf ini memilki ciri-ciri sebagai berikut, yaitu:

  • Menggambarkan atau memaparkan suatu objek tertentu
  • Memiliki tujuan agar pembaca seolah-olah merakan peristiwa itu sendiri

Baca Juga : Jenis-Jenis Tanah


Nah, itu tadi adalah ulasan terkait paragraf dan pembagian jenisnya berdasarkan letak gagasan utamanya dan tujuan penulisannya. Semoga penjelasan di atas dapat menambah pengetahuan dan wawasan kalian.

Sara Apriana
About Sara Apriana 444 Articles
Lawan dari kaya adalah cukup, bukan miskin. Jadi sebetulnya ketika Allah menciptakan kita, rizki kita cukup, tidak ada yang miskin. Yang menjadikan kita miskin itu perasaan kita yang tidak pernah cukup. "dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberi kecukupan". (QS. An-Najm : 48) ~ Ust. Adi Hidayat

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.